Perihal Melupakanmu

Perihal Melupakanmu

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 30, 2025
Fiz, jika menurutmu aku terlalu cepat melupakanmu, kamu salah besar. Aku melakukan ini semua agar kamu dapat melanjutkan mimpi-mimpimu dengan tenang. Walau salah satu mimpi yang pernah kamu ucapkan adalah dengan bersamaku. Namun sepertinya waktu tidak merestui kita, Fiz. Waktu tidak bisa dipercaya. Bagaimana hari-harimu tanpa aku? Apakah senyum cerahmu masih sama seperti pertama kali kita bertemu? Senyummu masih menjadi senyum terbaik yang pernah aku lihat. Senyum tengil namun mampu memberi ketenangan padaku. Dulu kamu berjanji menemaniku pergi ke manapun. Namun perjalananku harus berhenti tanpa kamu. Ternyata aku bisa sendiri, keren kan? Setelah sekian lama memiliki ketergantungan denganmu, akhirnya aku mampu menjalani hari-hariku tanpamu. Terima kasih ya, Fiz. Kamu adalah pembelajaran paling menyenangkan bagiku.
All Rights Reserved
#792
pisah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only You [Slow Update]
  • A.N.J.A.Y
  • Let Me Love You Longer
  • The PRINCESS diaries 🎀 ( on going )
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • the love story of a FA
  • GRIZLEN {On Going}
  • When Two Hearts Collide

Manusia memang boleh berencana, namun tentang hasil? Tetap saja, Itu akan selalu menjadi rahasia tuhan. Kisah ini memang klise, tetapi tetap saja banyak rintangan dan masalah harus mereka hadapi. [Saya tidak pandai untuk membuat blurb dengan kata-kata yang bagus/menarik, maka dari itu jika kalian penasaran dengan ceritanya, silahkan dibaca kisahnya rega dan alena dari awal hingga akhir. Matur Suwun 🤗] **** 'Tidak perlu banyak kata untuk menjelaskan, jika pada akhirnya kamu meninggalkan.' -Rialena Veranica 'Caraku untuk mencintaimu dalam diam memang salah. Namun, percayalah bahwa aku selalu meminta pada tuhan tiada henti, agar kamu menjadi pendampingku kelak.' -Arkharega Adyatama '''' Dimohon untuk tidak menjiplak / meniru karya saya. Sebab, karya ini memang benar2 dari hasil pemikiran saya sendiri 🙂. Jika kalian membaca cerita ini, jangan lupa untuk 'Vote & Comment' Terima kasih. ~HAPPY READING~ Salam, Shei

More details
WpActionLinkContent Guidelines