The Second Bloom | Byeon Wooseok - Kim Hyeyoon - Kim Rowoon

The Second Bloom | Byeon Wooseok - Kim Hyeyoon - Kim Rowoon

  • WpView
    Reads 1,646
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 10, 2024
Hampir sepuluh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali di toko bunga yang sama. Kini, Adi berusia 26 tahun dan telah tumbuh menjadi pria dewasa yang matang, sementara Kamelia masih berjuang membangun impian dalam dunia florist yang selalu dicintainya. Pertemuan ini memunculkan kembali perasaan yang tertahan, namun Kamelia kini merasa tidak percaya diri tentang dirinya sendiri. Di 2014, Rahadian Sundara atau Adi hanyalah seorang remaja SMA berusia 17 tahun yang terpaksa meninggalkan mimpinya sebagai atlet akibat cedera. Dalam perjalanan hidupnya, Adi bertemu Kamelia Arum atau sering disapa Meli, seorang florist berusia 22 tahun yang penuh semangat dan ambisi. Keduanya terikat oleh momen tak terduga di toko bunga Kamelia, saat Adi membeli bunga untuk memperingati kematian almarhum ibunya. Ketulusan perasaan Adi saat itu membuat Kamelia terkesan. Namun, perbedaan usia dan situasi pribadi membuat Kamelia menganggap Adi masih terlalu muda, terutama setelah Adi mencium Kamelia dan mengungkapkan perasaannya, menciptakan jarak yang sulit untuk dijembatani. Apakah mereka akan dapat menyatu setelah bertahun-tahun terpisah, atau justru akan membuat keraguan baru di antara mereka?
All Rights Reserved
#28
byeonwooseok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jasmine Blooms Between Us
  • how can I love the heartbreak, you are the one I love
  • Caged
  • [COMPLETED] The Voice of the Spring: #01. Dwilogy the Season of the Voice.
  • I Think You Call This Love [END] S1 Story of Rei-Raka
  • Me Before Us; Under the Same Roof [TAEKOOK]✔️
  • cinderella adventure
  • Heartbeat

Disclaimer : ini bukan novel terjemahan! "Cinta yang tulus dan suci itu seperti apa?" Selama delapan tahun, Mei Zhenzu terus menanyakan hal yang sama pada dirinya sendiri, namun tak pernah menemukan jawaban yang dapat memuaskan hatinya. Setelah putus dari Liang Chengwei, mantan pacarnya di usia 20 tahun, Zhenzu menutup hatinya rapat-rapat. Sejak saat itu, dia tak lagi membuka diri untuk cinta, seolah-olah menyegel dirinya dalam ketidakpercayaan akan cinta yang benar-benar tulus. Bahkan, dia pernah berkata kepada orang tuanya bahwa mungkin dia tidak akan menikah seumur hidupnya. Hari-harinya dihabiskan dengan mengurus toko bunga kecilnya, merawat tanaman-tanaman yang mekar dengan harum lembut. Namun, di antara bunga-bunga itu. Baginya, melati adalah simbol kesucian dan ketulusan-sesuatu yang indah, tetapi terasa semakin jauh dari jangkauannya. Dalam lubuk hatinya, dia masih menyimpan secercah harapan, tetapi satu kesalahan di masa lalu membuatnya merasa tak lagi pantas untuk mencintai atau dicintai. Namun, harapan itu mulai bersemi kembali. De Zhouxin, seorang programmer game sekaligus CEO perusahaan yang tengah naik daun, bertemu dengannya dan bertanya,"Saya De Zhouxin... Apa kamu masih mengingat saya?" Zhenzu terdiam. Nama itu terasa tidak asing di telinganya, tetapi ketika dia menggali ingatan masa lalu, perlahan semuanya menjadi jelas. De Zhouxin-teman SMP yang satu kelas dengannya juga teman satu SMA-nya. Perlahan, hubungan mereka mulai bertumbuh. Namun, tidak semudah itu bagi Zhouxin untuk meruntuhkan benteng yang telah Zhenzu bangun selama bertahun-tahun. Ada banyak rintangan dan ketakutan yang harus mereka hadapi. Namun, seperti melati yang mekar dengan keharuman lembutnya, cinta yang tulus dan suci pun mulai tumbuh di antara mereka. Baik Zhenzu maupun Zhouxin, mereka berdua berharap... Ini adalah cinta yang sungguh. " Cinta begitu suci, seperti Bunga Melati yang tumbuh dengan sabar."

More details
WpActionLinkContent Guidelines