Benign

Benign

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 10, 2024
Jadi gadis pendiam dan tidak punya banyak teman mungkin memang jadi takdir Tiffany Parawis. Penyu mungkin satu kata yang mengabarkan Tiffany karena dikenal sebagai hewan yang tidak membutuhkan teman untuk hidup bahagia. Sejak sekolah dasar Tiffany memang tidak terlalu suka bergaul, walaupun cukup banyak yang ingin kenal dekat dengan Tiffany, tapi dia selalu menolak dengan alasan lebih enak sendiri. Tapi... apa memang takdir juga harus di pertemukan dengan si brengsek Zelos Mallton !!! "Jangan mengatakan ku brengsek, bodoh"
All Rights Reserved
#488
gairah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Price of Obedience
  • ZERGAN
  • Kisah Seorang Wanita
  • Midnight Surrender
  • A BESFRIENDS || My character || Omegaverse
  • Haunted By Your Obsession
  • Crazy Love
  • Sang Tunangan Matheo (End)
  • Personal Bodyguard
  • REDLINE FEVER

Keira Nathania, seorang mahasiswi dari keluarga sederhana, terjepit antara biaya kuliah dan hidup yang makin keras. Saat ia putus asa mencari pekerjaan, takdir mempertemukannya dengan Elric Fabian Wiratmaja-seorang pengusaha muda yang tampan, kaya raya, dan penuh misteri. Elric menawarkan pekerjaan sebagai asisten pribadinya. Gaji besar, tempat tinggal nyaman, dan jaminan hidup layak. Tapi semua itu datang dengan satu syarat: taati semua perintahnya. Tanpa batas. Tanpa pertanyaan. Keira menyetujui kontrak itu, tanpa tahu bahwa ia baru saja masuk ke dunia Elric-dunia penuh aturan, kendali, dan kenikmatan yang membuat tubuhnya gemetar. Malam pertama ia menginap di rumah Elric, bukan kasur yang jadi tempat tidurnya-melainkan lantai marmer dingin, dengan kalung kulit melingkari lehernya, dan suara Elric berbisik di telinga, "Good girl. Tapi ini baru permulaan." Antara rasa takut dan rasa ingin lebih, Keira mulai kehilangan batas antara dirinya yang dulu... dan dirinya yang kini hanya ingin menyenangkan satu pria. Karena ketika hasrat dan kendali saling terikat, tidak ada lagi ruang untuk bebas, yang ada hanyalah patuh, dan menikmati tiap detik hukuman manis itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines