Detik Nol

Detik Nol

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 19, 2024
Iim Semesta seorang adik yang kehilangan abang yang sangat dicintainya dan abangnya sangat menyayanginya di usianya yang masih teramat muda. Dan kehilangan seseorang yang dicintainya di umurnya yang beranjak dewasa. Detik - detik bahagia itu seakan sirna dan tidak memiliki tempat dalam hidupnya. Bukan karena dia tidak ingin mengakui kalau dia pernah bahagia. Hanya saja dia masih tidak tahu harus menempatkan kebahagiaan itu di waktu dan tempat seperti apa. Dia sungguh bingung dan dilema dengan hatinya. Dimana kebahagiaan harus ditempatkan? dan di mana kesedihan harus ditempatkan? Aku sungguh bingung
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • CINTA TERHALANG JARAK, USIA, DAN KEADAAN
  • Rinai
  • Sekali Lagi (End)
  • Cerita Tentang Kita
  • Spring's Love Note
  • Full Of Scratches
  • Kamu [SELESAI]✔
  • You're Here, But Not For Me
  • Senja dan Jingga

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines