Jarak Itu Ada Batasnya

Jarak Itu Ada Batasnya

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
[Ayo pastikan kamu udah follow ya sebelum membaca! Happy reading guyss] Ini bukan kisah kita akan tetapi aku terinspirasi dari kisah kita:) Terkadang kita tidak tahu sejauh mana langkah kaki kita mengiringi arus kehidupan. Hal yang mustahil pun seakan terabaikan apabila sudah berada dalam suatu keadaan yang sangat membelenggu. Begitu juga denganku yang selalu mengikuti arus perjalanan kehidupan hingga terombang-ambing tanpa sampai ke tujuan yang seharusnya. Namun segala sesuatu akan selalu sesuai dengan tempat dan waktunya. Terlepas dari kisahku dengan mereka semua, maka aku akan selalu bangga dan merasa beruntung karena mereka pernah hadir dalam awal langkah menuju kesuksesan. Akankah berlabuh kembali pada tujuan yang sudah terencana atau malah berlabuh di tujuan yang tak terencana? Let's going to my life!
All Rights Reserved
#350
ldr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines