Di Bawah Langit Seoul: Cinta,Keyakinan,Dan Pencarian Tuhan

Di Bawah Langit Seoul: Cinta,Keyakinan,Dan Pencarian Tuhan

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 11, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Tentang sebuah luka yang larut dalam sebuah impian,tentang tanya yang sudah bertemu jawabnya,tentang rasa yang tumbuh di balik pencarian. "Berniat memiliki harus punya keyakinan bahwa bagaimana pun keadaannya, bagaimana kondisi yang ingin di miliki tersebut ia tetap bertahan"-Arunika Afifah "Kau menjelaskan hadiah terindah di hidupku itu seperti apa"-Kim Yusuf Abdullah "Kau menjelaskan cinta seorang hamba kepada tuhannya,kau adalah lentera yang sampai saat ini enggan ku lepaskan kala cahaya sudah masuk dalam relungku"-Maryam James
All Rights Reserved
#141
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nearby Relations
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Miss You Love
  • Guéris-Moi
  • Only You Na Jaemin [√] REVISI
  • Memeluk Ketidaksempurnaan
  • ARSENIO [KEPERGIANNYA]✔️
  • HIJRAH MAHABBAH

Nadine pikir hidupnya sudah cukup berantakan. Baru saja dikhianati orang yang paling dia perjuangkan - David. Pacar yang selama ini dia bela mati-matian di hadapan orang tuanya. Melawan larangan, berdebat tanpa henti, jadi anak paling keras kepala di rumah, semua itu berujung sia-sia. David justru berpaling diam-diam. Belum sempat membereskan lukanya, Nadine dihadapkan pada kejutan lain. Ibunya mengenalkan seseorang. Calon jodoh pilihan keluarga. Dan orang itu... Narendra. Tetangganya sendiri. Yang seumur-umur paling cuma di sapa waktu lebaran doang. --- Narendra datang dengan hidupnya sendiri. Baru pulang dari Jepang, fokus utamanya sederhana: kerja, bangun karier, hidup tenang. Tapi baru juga adaptasi di Jakarta, ibunya sudah datang dengan misi lain: menikah. Dan nama calonnya... Nadine. Anak bawel yang dulu cuma lewat-lewat di depan rumahnya doang. Narendra bisa saja menolak. Tapi bukannya langsung menentang keluarga, dia justru menawarkan sesuatu pada Nadine. Sebuah kesepakatan. Rencananya sederhana: Jalanin aja dulu, kalau memang tidak cocok, keduanya bisa mundur tanpa beban. Dengan alasan yang logis - sudah mencoba, tapi tidak berhasil. Terdengar mudah. Sampai keduanya mulai menyadari... justru bagian paling sulit dari semuanya adalah menahan hati agar tidak benar-benar jatuh. Karena ternyata, perasaan nggak pernah sesederhana itu. "Katanya cuma kesepakatan. Kok malah kayak pacaran beneran?" -------------------------------------------------------- ©Nmikasa2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines