PENANTIAN TERINDAH ||

PENANTIAN TERINDAH ||

  • WpView
    Leituras 654
  • WpVote
    Votos 556
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 22, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Comédia Romântica
Temas Sociais
Fantasia
Hingga seterusnya waktu akan berjalan, malam akan tiba, dan pagi akan kembali. Orang orang yang dijumpai nya selalu sama, sampai suatu ketika ia menemui seseorang yang awalnya asing dan berujung pada kebahagiaan yang selama ini belum datang menghampirinya. Ia berpikir mengapa nasib nya sangat malang, dan pertanyaan itu perlahan terjawab, bukan nasib nya yang malang, hanya saja ia belum menemui orang yang benar-benar menghargai apapun tentang dirinya ... seseorang itu berpesan, "hingga seterusnya hidup lah dengan kebahagiaan mu sendiri"
Todos os Direitos Reservados
#318
badboy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Xellen
  • Love Above The Sky [TERBIT]
  • ALEXA || New Life ✓
  • Rayas
  • ASKARA [END]
  • Atalaric (END)
  • Arthaya
  • Hopeless Romantic
  • Renalexa (END)
Xellen

[ SEBAGIAN PART DI PRIVASI. FOLLOW DULU BARU BISA BACA! ] Axel, badboy terkenal dengan kepintaran yang tak tertandingi. Pemimpin dari geng yang bernama Xellander itu adalah sesosok pria kejam berhati dingin yang dikagumi oleh sejuta umat. Hingga ia dipertemukan dengan Darlen, si pemilik iris mata Hazel. Si gadis cuek dan bodo amatan dengan wajahnya yang cantik. Pesona Darlen membuat semua pria terpana. Tapi, tidak bagi Axel. Si cowok cuek yang tak pernah memperhatikan orang-orang sekitarnya. Sekarang, Axel tidak terpikat dan terjerat dalam pesona Darlen. Tapi itu hanya sekarang, bukan esok hari. •started: November •finish : Maret •ide cerita ini murni dari otak author #1 ankara #60 ceritafiksi #10 kisahkasih #100 ceritacinta

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo