AMERTA : The Last Embrace

AMERTA : The Last Embrace

  • WpView
    Reads 2,084
  • WpVote
    Votes 214
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
Seorang gadis bernama Xiera Laurent Ravendra yang memegang janji dari sahabat kecilnya. Sahabat yang selalu menemaninya di setiap keadaan apapun, kini pergi meninggalkan nya. Hari demi hari berganti, tahun demi tahun berlalu. Sebuah janji yang tidak tau kapan akan di tepati. Ataukah tidak akan pernah di tepati? Dan di saat ia sudah mulai melepas semua janji yang pernah di ucapkan. Mengenang semua kenangan tanpa kembali berharap. Namun, belum sempat semua itu terlaksana, orang yang selama ini ia tunggu malah kembali dengan ingatan yang tak lagi utuh. "Maaf." Hidupnya bertambah pelik ketika ia menemukan berbagai fakta yang tak pernah ia pikirkan sama sekali. "Kenapa kamu harus bohongin aku!?" Sekarang, hanya satu yang dirinya ingin tanyakan ... apakah semesta sedang mempermainkan takdirnya? ◦◎◦━◦◎◦ 𝐀𝐭𝐭𝐞𝐧𝐭𝐢𝐨𝐧⚖️❗ • Terdapat kekerasan dalam cerita ini. • Silahkan lewati part jika merasa terganggu atau tidak nyaman. • Para plagiator mending pergi jauh jauh by : @slnnnseaa
All Rights Reserved
#924
accident
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • 'SILENT BONDS'  [ REVISI ]
  • FIZYA
  • As Time Allows
  • Nanti Juga Sampai
  • Antara Topeng dan Nyata
  • Remember?
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines