Labyrinth Of Life

Labyrinth Of Life

  • WpView
    Reads 2,118
  • WpVote
    Votes 1,503
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Kapan semua ini akan berakhir!?" "Gue udah capek banget ngejalanin ini semua!" "Rasanya gue udah nggak sanggup. Gue pengen nyerah aja," "Nyerah? Kalian yakin mau nyerah?" Gadis yang membaca buku itu menunjukkan sebuah vidio kepada ke-tiga sahabatnya. Seketika ketiga sahabatnya menunjukkan senyum misterius setelah melihat vidio itu. "Lo dapat bukti ini dari mana?" Gadis yang membaca buku tersebut beralih menatap seseorang yang berada di singgle sofa yang duduk di seberangnya. "Lo dapat dari mana bukti itu?" "kalian lupa siapa gue?" Sedangkan tiga sahabatnya yang sudah ingin menyerah tadi kembali bahagia. Mereka yang awalnya sudah frustasi gara-gara masalah ini akhirnya bisa bernapas lega. Lihat saja mereka akan membalas orang yang sudah berani bermain-main dan mengganggu mereka. Mereka akan membalasnya sepuluh kali lipat. Berani menganggu mereka berlima, maka mereka akan membuat orang itu menyesal karena telah berani bermain-main dengan mereka. "Let's play the game, girl." Setelah berucap sepeti itu, kelima gadis itu tertawa dengan begitu mengerikan. Entah apa yang mereka rencanakan sehingga membuat mereka tertawa se mengerikan itu.
All Rights Reserved
#117
petulangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Dan Teman? [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Arsyilazka
  • cinta duyung
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • ON SIGHT (Completed)
  • ALEXON [END]

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines