Aku Ingin Pulang

Aku Ingin Pulang

  • WpView
    Reads 1,413
  • WpVote
    Votes 614
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 15, 2024
Sejak kecil, Gita sudah terbiasa hidup dalam ketakutan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung, berubah menjadi medan perang. Setiap malam, teriakan ayahnya yang mabuk menggema di dinding, mengiris hatinya seperti sembilu. Ibu yang dulu penuh kasih kini hanya bayangan diri, terperangkap dalam ketakutan yang tak pernah diucapkan. Setiap pukulan, setiap hinaan, seolah meluluhlantakkan harapan Gita akan kehidupan yang lebih baik. Tapi pada suatu malam, dalam satu tindakan yang tak terduga, segalanya berubah. Darah, jeritan, dan vas bunga yang pecah menjadi saksi bisu keputusan nekat Gita untuk melawan. Malam itu, bukan hanya tubuh ayahnya yang tumbang-melainkan juga kehidupan Gita yang hancur dalam sekejap. Bagaimanakah kehidupan gita selanjutnya?apakah gita mampu bertahan dalam badai tornado?
All Rights Reserved
#18
kacau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Surat Untukmu
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Sebuah Antara ✔
  • DANADYAKSA
  • KOTA BANDUNG & GITA
  • DENNIES
  • GHOST FROM THE PAST (TAMAT)

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines