Eternal

Eternal

  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 7, 2024
WpInfo
Fiksi Penggemar
"Ini Isa Gio"ucap wanita paruh baya tersebut sambil menunjukan salah satu pemakaman yang bertuliskan Isabella Prisha. "Maksud tante?"ucap pemuda tersebut masih nampak syok dan bingung atas apa yang dilihatnya. "Iya Gio, Isa udah gak ada"ucap wanita paruh baya tersebut dengan mata yang berkaca - kaca sambil menatap gundukan makan bertulisan Isabella Prisha. "Nggak tante, ini gak mungkin Isa kan tante?"ucap pemuda tersebut yang mulai menangis.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#28
plottwis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bumantara Dan Amertanya
  • AILAH(END)✅
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Ayesha Transmigration
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • 2 AYDEN ✓
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |

"Oh jadi lo itu cuma pura-pura?" tanyanya setelah mendengar Alesya berbicara tidak seperti biasa. Alis Alesya mendadak menaut. "Pura-pura?" "Pura-pura gimana?" "Pura-pura sakit biar dapet perhatian gue. Ye kan ye lah masa enggak." "Itu otak emang geser ya!" "Otak gue geser itu juga karena lo," belanya menaikan kedua alis. "Gue?" "Iya! Lo keseringan tonjok gue sih. Jadinya posisi otak gue nih geser tiga senti setengah dari habitatnya." "Emang dasar lo nya aja yang bego!" "Bego-bego gini lo suka kan?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan