Beneath The Eden

Beneath The Eden

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 3, 2024
Memasuki babak baru kehidupannya, Kenzi berharap bisa meninggalkan masa lalunya yang traumatis dan penuh luka. Ia melangkah maju dengan niat menemukan kebahagiaan yang tidak pernah dia rasakan dan memulai hidup normal layaknya remaja lainnya. Namun, apakah tekadnya itu sudah kuat? Karena bayang-bayang masa lalu tampaknya tidak akan membiarkannya pergi begitu saja, mengintai dari setiap sudut gelap yang ia kira sudah ditinggalkan. Di balik sikapnya yang pasif. Kenzi menyimpan sebuah trauma yang mendalam, sesuatu yang akan membawanya pada hal lain yang lebih besar. Dan di saat itulah dia akan menyadari; ini bukan lagi tentang dirinya. Dalam perjalanan ini, Kenzi bertemu orang-orang yang mungkin bisa meredakan luka atau bahkan membawa luka baru baginya. SMA Planeast menjadi saksi bisu akan pertarungan batin Kenzi. Hal-hal yang terkubur dalam ingatannya, mulai mengaburkan garis antara masa lalu dan masa kini. Jalan yang dia hadapi tidak akan mudah. Meski mentalnya telah terkoyak dan menjerit sejak lama. Dia tidak pernah diajarkan untuk kalah, sekalipun kematian adalah hal terakhir yang akan menyambutnya. Meski setiap lembaran hidupnya akan semakin berat dan akhir yang menantinya bisa saja lebih menakutkan dari yang dia pernah duga. Tapi, satu hal yang pasti. Kisahnya tidak akan berhenti begitu saja.
All Rights Reserved
#778
game
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Paradise
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • Sejenak Luka
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Cuaca
  • Janji Di Antara Dua Rasa
  • Senja dan Angkasa

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines