Beneath The Eden

Beneath The Eden

  • WpView
    Reads 199
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 3, 2024
Memasuki babak baru kehidupannya, Kenzi berharap bisa meninggalkan masa lalunya yang traumatis dan penuh luka. Ia melangkah maju dengan niat menemukan kebahagiaan yang tidak pernah dia rasakan dan memulai hidup normal layaknya remaja lainnya. Namun, apakah tekadnya itu sudah kuat? Karena bayang-bayang masa lalu tampaknya tidak akan membiarkannya pergi begitu saja, mengintai dari setiap sudut gelap yang ia kira sudah ditinggalkan. Di balik sikapnya yang pasif. Kenzi menyimpan sebuah trauma yang mendalam, sesuatu yang akan membawanya pada hal lain yang lebih besar. Dan di saat itulah dia akan menyadari; ini bukan lagi tentang dirinya. Dalam perjalanan ini, Kenzi bertemu orang-orang yang mungkin bisa meredakan luka atau bahkan membawa luka baru baginya. SMA Planeast menjadi saksi bisu akan pertarungan batin Kenzi. Hal-hal yang terkubur dalam ingatannya, mulai mengaburkan garis antara masa lalu dan masa kini. Jalan yang dia hadapi tidak akan mudah. Meski mentalnya telah terkoyak dan menjerit sejak lama. Dia tidak pernah diajarkan untuk kalah, sekalipun kematian adalah hal terakhir yang akan menyambutnya. Meski setiap lembaran hidupnya akan semakin berat dan akhir yang menantinya bisa saja lebih menakutkan dari yang dia pernah duga. Tapi, satu hal yang pasti. Kisahnya tidak akan berhenti begitu saja.
All Rights Reserved
#330
psychology
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Noda dalam Cinta
  • Sejenak Luka
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Diary Depresiku
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Run With Me
  • Takdir Yang Terbentuk
  • Paradise
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]

"Ketika kenyataan terungkap, mampukah ia melepaskan sesuatu yang telah mengakar dalam hatinya, atau justru tenggelam dalam kisah yang seharusnya tak pernah ada?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines