Riuh
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 18, 2024
"Rumit rasanya jika harus sesuai ekspektasi" Cerita ini mengajak pembaca menyelami kerumitan pikiran seseorang, di mana setiap detik dipenuhi oleh pertanyaan dan perdebatan batin yang tiada henti. Dalam tiap babnya, pikiran itu menjadi arena pergulatan antara keyakinan dan keraguan, antara logika dan emosi, antara harapan dan ketakutan. Riuh yang tak pernah sunyi ini menggambarkan bagaimana suara-suara di kepala terus bergema, menggoyahkan pijakan dan memaksa untuk mencari makna di balik setiap keraguan. Cerita ini juga mengajak pembaca menelusuri labirin pemikiran yang terus berputar, memaknai hidup dengan segala ketidakpastian nya, dan menerima bahwa riuhnya pikiran adalah bagian dari perjalanan menuju pemahaman yang lebih dalam tentang diri. Setiap pertanyaan yang hadir mungkin tak selalu menemukan jawabannya, namun di sanalah letak kekuatan novel ini menggambarkan kehidupan sebagai ruang diskusi tanpa akhir. --- Mari menenggelami isi pikiran yang tak pernah berhenti menyalahi diri. Setelah itu, berdamai dengan segala ketidak sesuaian dengan beberapa keinginan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESTA SUNYI (TERBIT)
  • Terperangkap dalam Diri
  • Pejuang Hutang!!
  • Meneroka Jiwa 2
  • Meneroka Jiwa
  • Konflik Batin
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Laut dan Langit

Dalam setiap perjalanan hidup, ada pesta-pesta yang tak pernah dirayakan dengan gemerlap cahaya. Ada rindu yang tak tersampaikan, cinta yang tenggelam dalam waktu, dan perjuangan yang mengguratkan luka di hati. Aluna, seorang mahasiswi yang merangkai mimpi di balik sunyi kosnya, mencoba berdamai dengan takdir. Hidupnya adalah jejak-jejak kecil penuh drama dan air mata, dari cinta yang terjeda hingga masalah-masalah rumit lainnya. Di sisi lain, Arez, kekasihnya yang berkuliah di fakultas yang berbeda dengannya, menjadi labirin harapan yang tak selalu memiliki ujung. Novel ini mengajakmu masuk ke dalam ruang-ruang sepi tempat Aluna menggali arti keberanian, cinta, dan pengorbanan. Dalam pesta sunyi yang diselenggarakan oleh dirinya sendiri, ia belajar bahwa bahagia bukanlah tentang sempurna, melainkan tentang menerima yang tak sempurna dengan hati yang tetap tabah. Kisah ini akan menyentuh sudut terdalam jiwamu, mengingatkan bahwa di balik setiap badai, selalu ada pelangi mungkin, meski harus menunggu lama. Pesta Sunyi adalah selebrasi tentang kehidupan, rindu, dan cinta yang tak pernah menyerah meski dililit sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines