Better With You

Better With You

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 23, 2024
Bagi Davina yang anak seorang pelukis, yaa meskipun dia nggak bisa ngelukis, cinta itu abstrak. Meski abstrak, layaknya perempuan pada umumnya cinta perlu diungkapkan. Please deh, capek dong bertahan tanpa kepastian. Sedangkan bagi Nicho, cinta tuh ya komitmen. Jadi meski nggak diungkapkan hubungan bisa tetep lanjut tanpa perlu nyatain cinta tiap hari. Mungkin bisa saja Davina bertahan tanpa ungkapan cinta barang satu dua hari. Kalau sampai berbulan-bulan pastinya galau juga. Dan nggak tahu harus bertahan atau pergi. Parahnya hubungan mereka tuh bukan sekedar sepasang kekasih tapi sepasang suami-istri. Walaupun mereka menikah karena dijodohkan, hubungan mereka jelas lebih serius dan nggak bisa putus nyambung seenaknya. Lalu bagaimana? Bertahan terluka, pergi pun sama sesaknya. Start : 09 Oktober 2024 Finished : ?
All Rights Reserved
#423
marriagelife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengikat Hati [✓]
  • My Perfect Doll
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • Setelah Menikah
  • Cinta Luar Biasa
  • KAIZORA (END)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • Bukan Negeri Dongeng
  • Kisah yang Belum Selesai

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines