Story cover for mencintai Rev selama-lamanya by Rev_ell
mencintai Rev selama-lamanya
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 09, 2024
Hai, pagi ini sangat cerah... aku pergi untuk sekolah... sebelum pergi aku mengabari kekasih ku yang bernama Rev... saat itu masih baik baik saja... setelah aku mengabari Rev aku pergi untuk sekolah... setelah pulang sekolah aku kembali mengabari Rev... namun chat ku tidak di balas oleh nya... aku terus mengirim pesan... 

setelah beberapa jam... Rev akhirnya mengirim pesan... aku sangat senang karena Rev mengabari ku... ternyata ia hanya mengirim pesan singkat saja... namun aku senang saja... 

*malam pun tiba*
Rev mengabari ku ia terlihat sangat sedih... aku hanya diam karena belum tahu apa yang ia khawatirkan... ternyata Rev  ingin mengakhiri hubungan nya dengan ku... jujur saja aku sangat tercengang dan sedih... aku kembali menanyakan karena apa?... 

Rev : karena orang tua ku sudah mengetahui kita berpacaran... 

aku sangat sedih setelah Rev mengirim pesan itu... lalu aku bilang "baik lah, sekarang kita putus tapi aku masih mencintaimu Rev, mau bagaimana lagi mau tidak mau kita harus berpisah, aku mencintaimu Rev selamanya"

setelah itu aku menangis tanpa suara, rasanya sakit sekali... hanya karena seseorang saja... aku sangat mencintai nya...
All Rights Reserved
Sign up to add mencintai Rev selama-lamanya to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
My Fate cover
Thank you SHANI!!! cover
kekasih bayangan cover
terimakasih untuk waktumu  cover
siapa kamu (Selesai) cover
CEIYSA STORY (Completed) cover
CINTA DIAM-DIAM cover
Love In The Dark (Complete) cover
I'm Not Perfect cover
I NEED LOVE!! cover

My Fate

20 parts Complete Mature

Kini aku berusia 15 tahun Menyimpan benih kegelisahan yang tak pernah ku ungkap pada siapapun. Jika surat ini kutulis untuk diriku di masa depan... Kuyakin ku bisa mengungkapkan segalanya dengan jujur . Sekarang,aku hampir menangis Putus asa dan hampir kehilangan jati diri. Kata kata siapa yang harus ku percaya untuk melangkah kembali? Hatiku ini hanya ada satu!. Dan telah berkali kali hancur, pecah dan bercerai berai. Meski dirundung duka aku terus hidup menjalani masa kini. aku terus melangkah dan percaya pada suara hati nurani. Di masa apapun, aku takkan pernah bisa menghindari kesedihan. Tetapi, aku terus memperlihatkan senyumanku. Aku terus berdo'a untuk kebahagiaanku!!