The Missing Diary 🦋

The Missing Diary 🦋

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 10, 2024
WpInfo
Fiction
Mystery
Setahun setelah kehilangan ayahnya secara tiba-tiba, Anya menemukan sebuah buku harian tua tersembunyi di lemari ayahnya. Buku harian itu berisi catatan-catatan penuh teka-teki tentang petualangan ayahnya di masa muda, termasuk petunjuk tentang harta karun tersembunyi di suatu tempat di pegunungan. Anya, yang selalu merasa dekat dengan ayahnya, tergerak untuk mengungkap misteri ini. Dia mengajak sahabatnya, Rian, untuk bergabung dalam petualangan mencari harta karun. Bersama-sama, mereka mengikuti petunjuk yang samar-samar dalam buku harian, menjelajahi hutan lebat, gua gelap, dan reruntuhan kuno. Seiring perjalanan mereka, Anya menemukan lebih banyak tentang ayahnya, termasuk kepribadiannya yang petualang dan semangatnya yang tak kenal lelah. Namun, petualangan mereka tidaklah mudah. Mereka dihadapkan pada bahaya alam, jebakan yang mematikan, dan bahkan ancaman dari kelompok pencari harta karun lain yang juga mengincar harta karun tersebut. Anya dan Rian harus bekerja sama, mengandalkan kecerdasan, keberanian, dan persahabatan mereka untuk menghadapi tantangan yang ada. Apakah Anya dan Rian akan berhasil menemukan harta karun ayahnya? Atau, petualangan ini akan membawa mereka pada penemuan yang lebih berharga?
All Rights Reserved
#361
dinda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Spaces Between Our Words (TAMAT)
  • Lembah Arunika
  • Benalu [Terbit]
  • Jejak dalam sebuah buku
  • Kepingan Hati yang Hilang
  • The Seekers of The Lost Hope | END
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)

Aurelia, seorang penulis muda yang kembali ke kampung halamannya setelah sepuluh tahun, membawa serta luka yang belum sembuh dari kehilangan saudaranya, Ayra. Kembali ke rumah berarti menghadapi masa lalu yang selama ini ia hindari: hubungan yang memburuk dengan ibunya, kenangan akan saudaranya yang tenggelam dalam danau yang kini menjadi tempat wisata, dan Nadir-sahabat masa kecil yang kini menjadi seniman lukis pendiam yang tinggal di rumah kaca tua di tepi hutan. Sementara itu, Nadir menyimpan rahasia yang telah membebani hatinya selama bertahun-tahun. Ia adalah satu-satunya orang yang bersama Ayra saat tragedi itu terjadi. Namun, sesuatu tentang hari itu tidak pernah ia ceritakan, bahkan kepada dirinya sendiri. Ketika Aurelia dan Nadir dipertemukan kembali lewat proyek restorasi perpustakaan tua-tempat kenangan masa kecil mereka tertinggal-mereka mulai mengurai kata-kata yang tak pernah sempat terucap. Dalam keheningan percakapan mereka, dalam jeda, dalam napas yang tertahan, ada kisah yang selama ini tersembunyi. Dengan narasi yang puitis dan atmosfer yang melankolis, novel ini menggali tema kehilangan, komunikasi yang retak, dan upaya menemukan makna dalam ruang kosong antar kata-kata. The Spaces Between Our Words bukan hanya tentang yang dikatakan, tetapi tentang yang tidak pernah bisa diucapkan-dan bagaimana keheningan bisa menyembuhkan, menyatukan, atau justru memisahkan selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines