whisper of hope

whisper of hope

  • WpView
    LECTURES 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., oct. 10, 2024
Dalam hujan senja yang melanda kota Bandung, Delvin, seorang pemuda yang merasa terasing dari dunia di sekitarnya, menemukan dirinya terjebak di sebuah kafe kecil. Di sana, ia duduk sendirian, merenungi hidup yang terasa hampa, sambil menatap hujan yang terus mengguyur kota. Namun, kesendiriannya terhenti ketika ia melihat seorang perempuan misterius berdiri di luar kafe, tersenyum di tengah derasnya hujan, seolah tak peduli akan basah kuyup. Tergerak oleh rasa penasaran, Delvin keluar dan mendekati perempuan itu. Kiara, demikian namanya, memandang hujan dengan cara yang berbeda-sebagai sesuatu yang membersihkan jiwa dan membawa harapan baru. Meski awalnya skeptis, Delvin perlahan-lahan mulai merasakan ketenangan dalam kehadiran Kiara dan pandangannya yang penuh makna tentang hidup. Melalui percakapan singkat mereka di bawah hujan, Delvin dan Kiara menemukan hubungan yang tak terucap, sesuatu yang lebih dalam dari sekadar interaksi biasa. Kiara mengajarkan Delvin untuk melihat hujan bukan hanya sebagai cuaca, tetapi sebagai kesempatan untuk melepaskan beban dan menemukan kembali harapan. Hujan senja itu menjadi awal pertemuan mereka-pertemuan yang tak hanya membawa kehangatan di tengah dinginnya hujan, tapi juga membuka pintu bagi Delvin untuk menemukan kembali makna dari 'rumah' yang selama ini ia cari.
Tous Droits Réservés
#29
novelroman
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • When It Rains
  • The Rain
  • Hujan & Rindu
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • rain untuk senja
  • Rainangkasa #2 [END]
  • DUA DUNIA

[COMPLETED] Karena aroma hujan, nuansa langit gelap dan dinginnya udara yang lembab mampu membuat Nara betah berlama-lama memandangi hujan. Hujan.... Selalu ada kenangan yang tercipta di antara riuhnya suara hujan. Ketika hujan, Nara tertawa dan bahagia bersama Jadden, sahabat yang selama ini diam-diam ia cintai. Ketika hujan pula, Nara terluka dan menangis bersama Lexy, sahabat yang selalu siap meminjamkan bahunya untuk Nara menangis. Lalu akankah hujan kan menciptakan kenangan indah di akhir cerita?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu