SERPIHAN LUKA BINTANG

SERPIHAN LUKA BINTANG

  • WpView
    Reads 671
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2024
Setelah perceraian kedua orangtua, hidup Bintang yang awalnya baik-baik saja kini berubah drastis. Perceraian itu terjadi saat usia Bintang Samudra menginjak 10 tahun. Saat itu, sang Ibu menggugat ayahnya tepat saat ia berulang tahun. Saat itu, Ibu membawa kakak pertama dan kedua. Sedangkan dirinya harus ikut bersama dengan sang Ayah yang ternyata menjadi sosok tempramental yang buruk. Namun, sesuatu terjadi saat Bintang disuruh tinggal bersama pamannya. kepedihan kian ia rasakan bahkan sampai tak bisa bersuara.
All Rights Reserved
#226
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before 180 Days ✓
  • SIMETRI
  • SAMUDRA ✓
  • CAKRA  TOWARDS HAPPINESS!
  • Semua Belum Usai [END]
  • Langit untuk Asa
  • Rayhan dirgantara [End]
  • Bintang [Park Jisung]✓ END
  • Aluka (Proses Penerbitan)

Saat Yasa dan Yada masih kecil, mereka adalah saudara kembar yang tak terpisahkan. Dunia mereka penuh dengan tawa, mimpi, dan kehangatan keluarga. Namun, segalanya mulai berubah ketika Yasa pertama kali didiagnosis lupus. Di usia yang masih belia, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tubuhnya tak sekuat anak-anak lain. Yada, yang selalu melihat kembarannya sebagai bagian dari dirinya sendiri, mulai merasa takut kehilangan, takut melihat Yasa menderita. Sementara itu, orang tua mereka yang dulu harmonis perlahan mulai retak, perdebatan tak terhindarkan, dan rumah yang dulu terasa aman kini menjadi medan ketegangan. Di antara kesakitan dan ketidakpastian, Yasa dan Yada berusaha bertahan, saling menggenggam erat sebelum badai benar-benar menghancurkan keluarga mereka. Sebelum semuanya hancur, sebelum rumah mereka tak lagi sama, mereka masih punya satu sama lain-setidaknya untuk saat itu. Mampukah mereka mempertahankan keutuhan keluarga, ataukah pada akhirnya perpisahan tetap tak terhindarkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines