PSYCHOPATH

PSYCHOPATH

  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 29, 2024
Cerita ini dilindungi undang undang!! _____ Laki laki itu tersenyum miring lalu mengambil bola mata tersebut memainkannya layak nya sebuah kelereng. "Lihat, mata cantik mu itu sudah tidak bisa melihat ku . Sayang." Dia tersenyum ketika menekan kata sayang "Bahkan,darah mu saja membuatku mabuk"ia menghirup bau darah ditanganya itu,lalu mengambil kepala anak remaja itu. Ia mengambil pisau lalu mulai menggores pipi kanan yang sudah pucat pasi itu. "Kamu cantik,Bitch ".menggores dengan gerakan pelan namun dalam. Ia menghentikan acara menggores nya,ia beralih mengambil kapak di sebelah kirinya. Laki laki itu menempatkan kapak tersebut di tengah tengah kepala tersebut lalu ia membelahnya menjadi dua. "Kenikmatan yang tiada tara"laki laki itu menjilat ujung kapak tersebut lalu terkekeh pelan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#422
alaska
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Legatha [END]
  • [END] High School of Mystery: Crimson Case
  • Mysterious Girl [#MG1] (TELAH TERBIT)✅
  • In The Depth Of The Forest
  • HEI, BODYGUARD! (A Secret) ✔
  • The Devil [21+]
  • ANAIAL《TERBIT》
  • SUARA YANG HILANG

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan