PSYCHOPATH

PSYCHOPATH

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 29, 2024
Cerita ini dilindungi undang undang!! _____ Laki laki itu tersenyum miring lalu mengambil bola mata tersebut memainkannya layak nya sebuah kelereng. "Lihat, mata cantik mu itu sudah tidak bisa melihat ku . Sayang." Dia tersenyum ketika menekan kata sayang "Bahkan,darah mu saja membuatku mabuk"ia menghirup bau darah ditanganya itu,lalu mengambil kepala anak remaja itu. Ia mengambil pisau lalu mulai menggores pipi kanan yang sudah pucat pasi itu. "Kamu cantik,Bitch ".menggores dengan gerakan pelan namun dalam. Ia menghentikan acara menggores nya,ia beralih mengambil kapak di sebelah kirinya. Laki laki itu menempatkan kapak tersebut di tengah tengah kepala tersebut lalu ia membelahnya menjadi dua. "Kenikmatan yang tiada tara"laki laki itu menjilat ujung kapak tersebut lalu terkekeh pelan.
All Rights Reserved
#400
alaska
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] High School of Mystery: Crimson Case
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • SUARA YANG HILANG
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • Si LIAR
  • Mysterious Girl [#MG1] (TELAH TERBIT)✅
  • Mantra Penghancur Moral

[High School of Mystery 2] "Kebenaran harus ditegakkan apa pun resikonya." Kehidupan Kevin dan teman-temannya kembali terusik dengan kehadiran kasus pembunuhan di sekolah mereka. Dimulai dari mayat seorang siswi yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam toilet dengan meninggalkan jejak-jejak penyiksaan yang begitu sadis. Tak berselang lama, seorang siswa yang memiliki hubungan erat dengan korban pertama juga ditemukan tewas di dalam ruang kelas dengan kondisi yang jauh lebih mengerikan. Beberapa waktu berlalu. Pelaku sepertinya sengaja membuat kasus-kasus tersebut terlihat seperti kasus bunuh diri sehingga polisi tak punya pilihan lain selain menghentikan penyelidikan. Tak lama kemudian, seorang gadis dari klub teater juga nyaris bernasib sama dengan kedua korban sebelumnya seandainya seseorang yang sangat misterius datang menyelamatkannya. Kemampuan mereka sebagai detektif kembali diuji dengan kasus pembunuhan yang seolah tanpa akhir. Mereka hanya memiliki dua pilihan. Menghentikan pelaku dan membuat permainan ini menjadi happy ending. Atau, membiarkan semuanya terjadi hingga berakhir mengerikan. Permainan berdarah baru saja dimulai. Sebuah kasus ternodai warna merah yang lebih kelam daripada darah. Warna merah krimson.

More details
WpActionLinkContent Guidelines