Ketukan Takdir

Ketukan Takdir

  • WpView
    Membaca 8,689
  • WpVote
    Vote 1,068
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 13, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
(SEBELUM BACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW TERLEBIH DAHULU) "Kesalahan terbesarku adalah pernah menjaga jodoh orang lain." Lily pernah percaya bahwa ia telah menemukan takdirnya. Bertahun-tahun ia mencintai, menjaga, dan memperjuangkan seseorang yang ternyata bukan untuknya. Ketika cinta yang ia pelihara sepenuh hati berakhir dengan pengkhianatan, Lily hanya bisa menggenggam sisa-sisa luka yang ditinggalkan. Dalam kehancurannya, Lily belajar menyerah... kepada takdir, kepada kehendak Tuhan. Ia tak lagi mencari, hanya berusaha sembuh-dengan doa dan jarak dari cinta. Hatinya kini dikelilingi tembok yang ia bangun sendiri, demi melindungi diri dari rasa kecewa yang sama. Namun takdir punya rencana lain. Di usia 24 tahun, di tengah kesibukan koas yang ia kerjakan sebagai mahasiswa kedokteran, hadir seorang pria yang tak hanya datang... tapi bertahan. Tulus, sabar, dan tak mudah menyerah. Ia tak menuntut balasan, hanya berharap diberi kesempatan. Apakah ini cinta baru yang tulus dari Tuhan? Atau justru ujian lain yang akan kembali membuatnya patah? ⚠️Disclaimer dilarang kelas mengcopy paste atau plagiat karna itu tidak boleh dan ada hukumnya⚠️ Cuss yuk dibacaaa. ☺️☺️☺️
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#28
tni-ad
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Horny Our Lesson
  • FINDING SOULMATE
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Lentera Takdir (TERBIT)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • ZAHTHAR [END]
  • Kontradiksi Hati | ULAH & IMA
  • Takdir Dalam Do'a

Ini adalah apa yang mereka mulai, setelah membuka gerbang untuk perjalanan baru dengan lebih banyak pelajaran. Bukannya mereka tidak pernah belajar, namun yang paling tidak bisa dipercaya adalah manusia. Yang paling tidak bisa dipegang adalah ucapan manusia. Saat mereka memiliki ekspektasi untuk satu sama lain, itu adalah awal dari patah hati yang disengaja. Manusia berubah, seiring dengan kondisi dan situasi yang terjadi. Seiring masalah yang datang silih berganti. Namun, hakikatnya manusia adalah menjalani hidup hingga tutup usia untuk belajar. Dipaksa menelan semua kepahitan dari semua ujian, dan akhirnya mendapat pelajaran dari setiap akhir sebuah masalah. Seperti langit lebih cerah setelah badai yang luar biasa. Ini adalah perjalanan mereka untuk semua pelajaran hidup, proses pendewasaan itu nyata sangat mahal. Ini adalah tentang mereka yang dipaksa menjaga lilin tetap menyala di tengah badai. Pertanyaannya adalah, mampukah mereka menikmati setiap pelajaran dengan hati yang lapang? Mampukah cinta mereka mempertahankan nyala lilin di tengah badai? Akankah langit lebih cerah untuk mereka setelah badai? Faktanya adalah, selama manusia masih hidup, maka mereka belum selesai dengan semua ujian dan badai. Seperti selama masih berada dalam perjalanan, maka akan selalu ada pelajaran. Tidak peduli sudah sebaik apa merencanakan segalanya dengan tujuan membuat badai tidak sekencang itu, namun apalah daya? Semesta selalu memiliki skenario lain, setiap manusia memiliki garis takdir, dan yang bisa mengubah garis takdir itu adalah manusia itu sendiri. Teguhkanlah hati, kehormatan seseorang dinilai dari seberapa hebat mereka memegang ucapan mereka sendiri. Ini akan jadi perjalanan baru yang panjang dengan jutaan pelajaran. Cinta selalu menang, tanpa perlu menuntut alasan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan