Wahai Jiwa yang Tenang

Wahai Jiwa yang Tenang

  • WpView
    Reads 5,243
  • WpVote
    Votes 570
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 31, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Rasanya menyumpal mulut para tetangga menjadi resolusi abadi Kamayel. Cibiran miskin lah, dekil lah, tak punya masa depan, ah ... Kamayel muak. Berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan nyatanya tak membuat mereka berhenti, apalagi di usianya kini. Kupingnya sudah pengang mendengar ocehan mereka yang tak punya inovasi untuk sekadar berbasa-basi. "Kapan nikah? Kok nggak pernah bawa pacar ke rumah? Mana gandengannya? Mentang-mentang sudah mapan, pasti standar istrinya jadi ketinggian." Apa salahnya masih sendiri di usianya kini? Toh angka 30 masih sangat wajar untuk mengejar mimpi dan karier bagi seorang lelaki. Pun perempuan, tak ada tanggal kadaluwarsa untuk berkeluarga, bukan? Karenanya, Kamayel hidup dengan rutuk pada banyak hal, terus mengutuk tiap orang, hingga hak diri atas cinta ... diabaikan tanpa sadar. Sampai, halte dan hujan membawanya pada seseorang serta kisah yang panjang: tentang ikhlas tanpa batas, syukur tanpa ukur, menerima tanpa tuntut apa-apa, juga tentang diri ... dan Ilahi. Kamayel ... dibuat membuka mata sebab kalimat sederhana, "Wahai jiwa yang tenang ... cinta tidak bisa menembus kepala dan hati yang riuh, Pak." "Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya." Jadi, mari menjadi bagian yang tenang, di antara riak dan riuhnya kehidupan.
All Rights Reserved
#117
tasawuf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • Tasawuf Cinta
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • SEGITIGA CINTA
  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • SERIBU HADITS✓
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines