schooll

schooll

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 15, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
bersifat fiksi;hanya ada dalam khayalan di sebuah desa yang tidak terlalu besar ini, ada banyak kenangan indah yang tidak bisa aku lupakan, dan tidak ingin aku tinggalkan, teman, sekolah, hangatnya keluarga, aku tidak ingin pergi kemana mana, aku ingin sekali tetap disini, disini bersama semua ini, namun aku sadar cepat lambat semua akan berlalu, dan seiring waktu berjalan, semua akan perlahan lahan menghilang dari ingatan. disuatu pagi aku terbangun, aku meneteskan air mataku, aku tidak tau apa ini aku tidak bisa menjelaskan nya, ini terlalu nyata, aku kehilangan semua itu, aku merindukan semua itu, ingin rasanya aku kembali ke masa itu.
All Rights Reserved
#377
kasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • kisah di sekolah (Berdasarkan Kisah Nyata)
  • This Time(The Lost Memories)
  • Dream and offering
  • INTUISI [END]
  • XII IPA 5 (Completed)
  • Thanks for all
  • seirenes
  • Last Day
  • You are Me Iam You |END|
  • ZONA NYAMAN

Peradaban jaman maju begitu cepat dan kadang engkau berpikir kalau masa lalu yang sekian tahun lamanya terlewati jika di ingat kembali seperti kejadian yang hanya sebuah bayangan seperkian menit saja dan sekilas seperti sekejap mata, seperti halnya masa SMA yang kata orang adalah suatu kenangan yang tidak pernah terlupakan, selama engkau hidup di sana ada berbagai kenangan yang tidak bisa di ulang dan engkau mungkin saja mendapatkan cinta pertama dan masalah remaja. dalam bayanganku ketika aku mengenakan seragam SMA mungkin masa - masa dahulu waktu SMP tidak mungkin bisa terulang kembali atau malah aku ingin lebih terlihahat dewasa seperti halnya seorang pria yang ingin cepat dewasa dan tidak bergantung pada orang lain, tapi kadang Akupun berkhayal bagaimana rasanya menjadi seorang bocah yang polos mengikuti orangtuanya dengan bahagia. dan berharap hari esok tidak pernah ada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines