My Smart Kakel

My Smart Kakel

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau soal latihan olimpiade gue bisa lo kerjain dan bener semua, lo bisa jadi pacar gue" Memperjuangkan perempuan berkelas itu tidak mudah, manum bukan berarti todak mungkin. *** Siapa yang tidak kagum sama Audrey, siswa cerdas yang aktif. Seragam sekolahnya selalu berbalut jas, entah itu jas olompiade, paduan suara atau osis. Seseorang yang tegas dan juga asik dalam waktu bersamaan. Tidak terlalu cantik, namun selalu rapi menjadikannya memiliki daya tarik yang unik. Banyak siswa yang hanya sebatas kagum, karena untuk mencoba mengejar seorang Audrey mereka terlalu segan. Lain halnya dengan Reyhan, bocah pecicilan yang kelasnya satu tingkat di bawah Audrey itu dengan terang - terangan mengejar Audrey untuk menjadikannya pacar. Makanan, bunga, kue, boneka, permen, perhatian dan banyak hal Reyhan berikan dibalut tingkah konyolnya. Audrey tentu langsung menolaknya mentah mentah dan barang yang diberikan Reyhan selalu diibuang di depan mata anak itu. Reyhan menyerah? Tentu tidak akan.
All Rights Reserved
#256
pintar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • AURELLIE
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • My SWEET BODYGUARD
  • Ideal Boyfriend [TAMAT]
  • Mas! || ThomasKong✔
  • DLS [ 2 ] Ansellina

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines