Bandung & Jasadnya

Bandung & Jasadnya

  • WpView
    Membaca 27
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 12, 2024
Karina: "Kak, enak ya jadi kakak. Selalu disayang, dimanja. Aku selalu ngerasa kurang dibanding kakak." Zidan (tersenyum pahit): "Nggak ada yang istimewa dari jadi aku, Rin. Kadang yang kamu lihat nggak selalu seperti yang sebenarnya." Karina: "Aku nggak ngerti, kak... Tapi, kakak selalu punya senyum yang... bikin aku iri." Zidan (berbisik pelan): "Senyum itu, Karina... cuma cara buat nutupin luka yang nggak bisa sembuh." jangan lupa follow, vote and komen.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#83
brothersip
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Transmigrasi Bunda
  • Adek Abang || END
  • Whispers in the Blood
  • LUKA
  • ARIN
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • DeKaNa (END)
  • Yang Terlupakan
  • Become Baby Boy✓

'dongo, suami tolol. semoga anak anak ku ga ada yang kaya dia ya tuhan' batin Selene meringis. "begini rasanya didiemin" ucap Khalix. Leon tertawa melihat kondisi papanya. "makanya pa, ga belajar dari kejadian sebelumnya si" "diamlah bocah, itu juga salah bumbu doang" santai Khalix. "bumbu merosahkan yang bikin satu keluarga mules. baghu pak baghu" ucap Ghin. "lagian papa juga lupa kalo itu dari gudang, soalnya papa taro di meja dapur" Khalix bersandar di bangku dengan memejamkan matanya. "kocak, dia yang ngambil dia yang lupa" sindir Savier. "diam lu jones" sindir Khalix. ******** Selene selaku sang ibu yang bingung dengan keluarga apa yang ia dapatkan itu, suami ganteng-ganteng strees, Savier anak sulung pertama yang pinter tapi tukang ngegas, Ghin anak kedua yang pendiam tapi meresahkan, Leon anak ketiga yang cuek padahal tsundere, dan anak bungsu Anzio yang polos dan ceria. Selene beruntung ia masih ada Anzio yang polos, baik hati dan tidak sombong. sayang banyak-banyak pada Anzio

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan