Abu-Abu Kelabu

Abu-Abu Kelabu

  • WpView
    reads 609
  • WpVote
    Stemmen 23
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd don, mrt. 5, 2026
Elisabeth Kubler-Ross pernah bilang: Denial. Anger. Bargaining. Depression. Acceptance. Cia tahu teori lima tahap duka. Masalahnya, tidak semua orang berhasil sampai tahap ke lima. Aksa terjebak di masa lalu yang belum selesai. Bima berusaha bertahan di rumah yang tidak pernah benar-benar jadi tempat pulang. Dan Cia harus memilih: Bertahan, atau ikut hancur bersama mereka. Ketika rahasia mulai terbongkar dan hubungan mulai retak, satu hal jadi jelas: Tidak semua kehilangan bisa disembuhkan. Dan tidak semua orang bisa diselamatkan
Alle rechten voorbehouden
#14
goodboy
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen