Haunt Ya, SHATTERED pieces

Haunt Ya, SHATTERED pieces

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2025
"Melia apakah kamu akan pergi ke kota penuh kenangan ini? " Ucap sosok pria dengan nada bicara yang deep tetapi menggelikan telinga fany, fany merasakan bahwa Rui ada di sampingnya, walau rasa ini bukanlah rasa yang harus disyukuri malah rasa yang penuh kekecewaan dan cemas terhadap nasib kedepannya. "Rui.. Maafkan aku" Fany menunduk dengan tatapan kosong menyaut suara deep yang indah layaknya lullaby di telinganya. "Tidak perlu minta maaf.."
All Rights Reserved
#193
assassin
WpChevronRight
Series

HAUNT YA

  • 10 parts
  • Haunt ya ( secret eye )
    13 parts
  • H(unter) Ya!/ (one-shot)
    2 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without Love?
  • it was real | Jongin
  • The Twin of My Life
  • LANTAS (END)
  • Untouched
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • A L O D I E
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • ALL ABOUT YOU

"Apa maksud semua ini?" tanya Yibo dengan suara yang terdengar parau seolah menahan emosi. "Aku menyiapkan semua ini agar kita bisa menghabiskan waktu bersama," jawab Zhan sambil tersenyum hangat pada Yibo. Mendengar hal tersebut, wajah Yibo memerah karena menahan amarah dan rahangnya mengeras membuat Zhan menatapnya heran. "Tidak tahu malu." "A-apa? Maksudmu...." Yibo berdiri sambil menatap nyalang pada Zhan membuat pemuda itu menatapnya kebingungan. "Jangan berharap apapun dariku, Zhan." Zhan mengernyitkan dahinya heran setelah mendengar ucapan pria itu. "Jangan salah mengartikan perlakuanku padamu," ujar Yibo masih tetap menatap kedua mata Zhan yang mulai berlinang air mata. "Ini hanya perjodohan yang tidak berlandaskan cinta," imbuh Yibo begitu santainya melontarkan ucapan tersebut seolah Zhan tidak memiliki perasaan. Air mata sudah mengalir di pipinya setelah mendengar ucapan Yibo yang menyayat hatinya. "Ini hanya perjodohan, tidak boleh ada perasaan cinta di antaranya," lagi-lagi Yibo mengucapkan kalimat yang kian membuat Zhan semakin terluka. ••••• Bagaimana kehidupan Xiao Zhan setelah perjodohan itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines