Satu arah

Satu arah

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Aurora adalah manusia cerewet yang sekarang akan memasuki bangku perkuliahan, tapi siapa sangka dia yang selama ini selalu menjaga pandangannya tapi ia terpesona dengan sosok yang menjadi pemateri dikajian yang ia ikuti bersama bundanya, tapi ia terhalang tembok yang sangat kokoh, tembok apakah itu? kalau kalian mau tahu tembok apa yang dimaksud, yuk baca ceritanya.
All Rights Reserved
#135
kesalahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengambil Peran Viola Si Antagonis!
  • The Cure
  • bobo tampan milik Zhanzhan (yizhan) (wangxian)
  • My Familly
  • • KECEWA ~
  • Renyuha And Her Dream
  • THAT DAY (END)
  • AFL[1] -UNVOICED [completed]
  • ASHTARIA GANG

Banyak hal di dunia ini yang tidak dapat di cerna oleh akal, namun semua itu harus diterima sebagai bagian dari takdir. Waktu membawa rasa penyesalan yang tidak menemukan ujungnya, hingga Tuhan mendatangkan kesempatan kedua, memaksa untuk menebus dosa yang pernah tercipta oleh rasa dendam dan kobaran kebencian. Seakan dunia tidak ingin berpihak, kesempatan kedua pun tidak cukup untuk mengubah takdir menjadi lebih baik, seperti halnya hukum karma yang sudah melekat dan tak akan bisa terlepaskan. Bagaimana pun mereka berusaha semua akan kembali pada takdir-Nya. 🍂🍂 "Gue punya rekomendasi buku yang bagus." Aurora menatap buku yang di sodorkan padanya, "Transmigrasi?." Temannya mengangguk, "Buku kaya gini lagi hits di kalangan remaja Ra." Aurora menggeser kasar buku itu, "Ogah gue mah, lagian gue nggak percaya sama yang begituan." "Ye ngalamin sendiri baru tau rasa lo!."

More details
WpActionLinkContent Guidelines