Mekar Bunga Matahari

Mekar Bunga Matahari

  • WpView
    GELESEN 71
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 7
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Okt. 14, 2024
WpInfo
Belletristik
Science-Fiction
"Bersahabat dengan Skleroderma, memasuki dunia baru yang sangat indah dan bermakna. Berkutat dengan banyaknya pikiran negatif, menjadikannya Manusia paling bersyukur." Adhis, perempuan berdarah Jawa dan Maluku yang baru saja terdiagnosa salah satu dari penyakit Auto Imun yang bernama SKleroderma harus menelan pahit, setelah dirinya gagal menikah dengan lelaki yang paling disayanginya. Namun, semenjak pindah ke Jakarta dan bertemu dengan orang-orang istimewah, Adhis mampu melewati masa-masa terpuruknya. persahabatan 5 orang yang akan melalui banyaknya duka dan suka menjadi campur aduk, Skleroderma yang menyatukan mereka.
Alle Rechte vorbehalten
#1
obat-obatan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Langkah baru bersama mu
  • Aku Ingin Terus Bersamamu
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Cinta Pertama (Yoyo&Hana)
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • FARMAKOLOVA
  • Summer On You [END]
  • Separated Twins | Haruto
  • Never stop fighting! [Hiatus]

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien