Langit yang Sama

Langit yang Sama

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 2, 2024
Riana di buat penasaran pada seseorang yang bertemu dengan nya di halte bus karena saat hujan yang tidak dia suka mulai turun, Riana hanya menyukai langit dengan segala warna nya yang indah. tetapi vino mengajarkan nya bahwa hujan tak semenyebalkan itu jika di lihat dari sudut pandang yang berbeda dan karena vino lah riana mulai menyukai hujan. hari hari pun berlalu dengan riana dan vino yang banyak mengetahui tentang hal hal kecil satu sama lain, dan di saat itu juga ada suatu ke ganjalan bahwa riana merasa dia telah mengenal vino jauh lebih lama dari sekarang. Dan suatu fakta pun terungkap yang menyebabkan retakan di antara kedua hati, rasa kecewa, sedih dan marah menjadi satu kesatuan yang tak dapat di gambar. Salah satu dari mereka pun menghilang dan luka itu semakin dalam. [ ORIGINAL WORK ]
All Rights Reserved
#164
wattpad2024
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Dijodohin ✔ [COMPLETED]
  • Abayyuna: Jaerose
  • Pink Hours
  • Embrace again, Arnan
  • LOVE in SILENCE
  • Memorises
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Dia Arsen (END)

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines