Pelita Pertama

Pelita Pertama

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 17, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Rima hanya gadis biasa yang berjanji akan sukses dimasa depan nanti. Tekadnya untuk sukses sangat besar bagaikan luasnya samudra. Namun, sekali lagi, Rima hanya gadis biasa. Pemikirannya akan masa yang terang tertutup kemungkinan gelapnya. Obor padam bisa dinyalakan, api akan mati jika disiram air. Meskipun sulit, api bisa menyala diatas kapas basah. Jika cahaya hilang hanya karena kesalahan, gelaplah ruangan. Namun, jika pelita rusak, segelap apa hati? Karena pelita pertama adalah cahaya yang paling terang. Ditulis oleh: sineville
All Rights Reserved
#291
anakpertama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • Eliinaa
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Paradise
  • Land of Youth
  • Dark and Light 2: The Beginning
  • Keluarga Cemara-Cemaraan
  • SAMUDRA ✓
  • Di Bawah Langit yang Sama, Tanpa Jejakmu

Tujuh tahun telah berlalu sejak Rima, istri dari pebisnis ternama Juno, meninggal dunia akibat penyakit mematikan yang merenggutnya perlahan. Kepergian sang istri tak hanya meninggalkan lubang di hati Juno, tapi juga menyisakan beban besar-membesarkan tiga anak mereka seorang diri. Aliza, si sulung yang tampak kuat dan dewasa, memikul tanggung jawab keluarga di pundaknya sambil menahan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Rama, anak kedua yang merasa kekurangan kasih sayang, tumbuh menjadi remaja pemberontak yang selalu ingin membuktikan dirinya. Dan Bima, si bungsu yang penuh tawa dan harapan, justru harus menghadapi kenyataan pahit: ia mengidap penyakit yang sama seperti ibunya. Di tengah tekanan bisnis, trauma masa lalu, dan retaknya komunikasi di dalam rumah, Ayah Juno harus berjuang menemukan kembali peran seorang ayah-bukan hanya sebagai penopang keluarga, tapi sebagai pelindung hati-hati yang nyaris hancur. Luka yang tak terlihat, dan upaya sebuah keluarga untuk tetap saling menggenggam meski dunia mereka nyaris runtuh. Karena terkadang, cinta yang tak diucapkan adalah yang paling berat untuk ditanggung. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines