Haraika : Nada Yang Tertahan

Haraika : Nada Yang Tertahan

  • WpView
    Reads 1,016
  • WpVote
    Votes 479
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 18, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Haraika udah buktiin bakatnya lewat piala-piala lomba menyanyi yang dia menangi-sayangnya, piala-piala itu lebih sering 'dibuang' ke tempat sampah daripada dipajang di rumah. Bapaknya lebih milih ngoleksi berbagai jenis burung daripada ngedukung anaknya. Sekarang, Haraika dapat kesempatan tampil di acara sekolah. Bareng Anggar yang lebih jago metik gitar daripada bikin rencana, dia harus membuktikan kalau mimpi jadi penyanyi nggak cuma buat bahan ketawa orang. Tapi dengan baju kuning terang yang bikin mereka mirip maskot jagung, apa ada yang bakal denger suaranya daripada ketawa ngeliat penampilannya?" By: udang kejang
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • ★BABY ZION★
  • Rumah Penuh Cerita
  • PANAROMA (END)
  • Catatan Akhir Sekolah
  • Renjana [COMPLETED]
  • [TAMAT] GENDANA : Satya Timun Mas
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Malapetaka ||

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines