DISTIMIA

DISTIMIA

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 30, 2024
"Gue sakit. Tapi gue ga tau bagian mana yang sakit. Tolong gue! Gue terjebak disini! Siapapun tolong gue" - HEMA DISTIMIA....?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren.
  • Hopeless
  • ⚠Haechan Harem⚠
  • DNA: Blood doesn't mean you're FAMILY ✔ [END]
  • P.A.I.N
  • ON REMEMBERING
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Renjana Biru
  • Nestapa Hema  [SELESAI]

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines