We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Zea dan lukanya

Zea dan lukanya

  • WpView
    Reads 419
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dia Zea. Nazela Zea Cantika Putri Pratama. Dia adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Zea hidup di keluarga yang kata orang-orang bahagia, Cemara, harmonis, dan lain sebagainya. tapi, nyatanya semuanya ga gitu. Zea adalah korban bullying di sekolahnya, dia tidak pernah berhasil dalam hal percintaan, dia selalu dibandingkan oleh orang-orang dirumahnya dengan orang lain. Zea adalah anak yang malang. Dia tidak punya rumah untuk pulang, dia tidak punya bahu untuk bersandar, dan dia tidak punya telinga untuk mendengar. hingga akhirnya dia bertemu dengan sosok laki-laki yang sangat menghargainya, namun sayang seribu sayang, lelaki itu hadir disaat Zea telah trauma dengan yang mananya cinta. menurut kalian apakah Zea akan luluh dengan lelaki itu, atau akan tetap diam dengan traumanya? "cape hidup, tapi takut mati." -Nazela Zea Cantika Putri Pratama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Argumentasi Dimensi [Completed]
  • GRIZLEN {On Going}
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • KALINDRA
  • Rembulan Dan Seisinya
  • GAREN With Hate (End)
  • MEISYA
  • BETWEEN US

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines