Titik Jenuh

Titik Jenuh

  • WpView
    Reads 1,237,871
  • WpVote
    Votes 93,232
  • WpPart
    Parts 86
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jun 8, 2025
[end] Mikhayla Aluna, sebisa mungkin meneguhkan prinsip 'hidup tenang' dalam menjalani hidupnya. Mengabaikan segala macam bentuk permasalahan atau menghindari semua hal yang dianggap mempersulit sudah ia terapkan sebagai kebiasaan setiap detik. Tetapi tak pernah ada yang tahu permainan takdir ke depannya, niat baik Luna menyelamatkan seseorang dari kematian justru menyeretnya masuk ke dalam pusara gelap tak berujung, membuat Luna harus berhadapan dengan Juandra Ragas Lakeswara; seseorang yang menurut Luna memiliki dua sisi. Pil pahit itu dimulai, dunia yang selalu Luna hindari kini datang, tak bisa dielak lagi; Luna benar-benar terjebak. Lari dari Juan sama saja mendekatkan dirinya pada kematian, lantas apa yang harus Luna lakukan? [DISCLAMER: PURE 100% FICTION | this story contains bullying, be wise❗️] ©2024, hourlyserena
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Give | GxB [TAMAT]
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Being Maid of Crazy Princess [End]
  • My Home [Hujan Series]
  • MR.HANDERSON
  • Love: Then and Now

[Budidayakan follow sebelum membaca!] Yudha, seorang siswa yang di kenal sebagai 'saksi' atas kasus pembunuhan keluarganya sendiri dan sudah lama menghilang dari publik. Namun pada akhirnya ia kembali bersekolah dan bertemu dengan teman masa kecilnya, yaitu Aluna yang diam-diam berprofesi sebagai pembunuh bayaran tingkat atas di organisasi gelap. Saat Yudha sedang berpesta dengan teman-temannya, Yudha dalam kondisi mabuk secara tiba-tiba diculik oleh Aluna karena obsesinya yang mendalam terhadap Yudha. *** "Kamu itu milikku.. Yudha~" Aluna tertawa sinis yang kemudian semakin keras. "...Apa mau lo sialan?! Ini.. bukan kak Aluna yang gue kenal!!" teriak Yudha. "You don't have to know babe," Aluna mencengkram erat kedua pipi Yudha yang kemudian mendekatkan wajahnya. "Mungkin yang aku mau sekarang. Kamu ingat kata-kata ini, Yudha kamu udah jadi milikku seutuhnya hehe." Aluna melepaskan genggamannya kemudian mengambil sebuah kapak yang terbaluti oleh darah. !MENGANDUNG UNSUR KATA-KATA KASAR, KEKERASAN DAN PEMBUNUHAN! [MOHON MAAF BILA ADA TYPO ATAU KESAMAAN DALAM CERITA YANG AUTHOR TIDAK SADARI] - happy reading all (⌒∇⌒) *UPDATE SETIAP HARI RABU Starting : 12-2-23 Finished :24 -01-24

More details
WpActionLinkContent Guidelines