Penuh Luka (On Going)

Penuh Luka (On Going)

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 28, 2025
No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. β€’β€’β€’ Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow duluπŸ’‹
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • ALEYA~~
  • Aneyra -after meet you
  • NESTAPA [On Going]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Vericha Aflyn βœ”οΈ
  • Trapped in a wound

Setiap orang tua punya cara sendiri untuk menorehkan luka pada anak mereka. Seperti Rayanka dirgantara, anak kecil yang sudah sangat di benci oleh ayah kandungnya sendiri, bertahun tahun hidup dengan sebuah tanda tanya akan alasan kebencian ayahnya. Sang ayah pergi dari rumah di susul dengan ibunya yang juga ikut pergi meninggalkan Rayanka sendirian. Anak itu terpaksa bekerja, mencari uang sendiri untuk kehidupan sehari-hari bahkan sekolahnya. Jadi anak pendiam dan sangat tertutup adalah sifat remaja anak itu. "Ka, mama akan duduk paling depan kalau Rayanka baca sumpah dokter nanti." Salah satu kata yang terus Rayanka khawatirkan kebenarannya. Ya, setelah sang ibu pergi, rasanya semangat hidup Rayanka hancur seketika. Apakah ia masih bisa melanjutkan hidup tanpa sosok penerang itu? Sampai.. seorang gadis datang dalam kehidupannya, Aylana launa. Seorang gadis lembut dengan banyak luka. Seorang gadis yang langsung menyita seluruh hati Rayanka. Mereka berjanji untuk terus bersama sampai gelar dokter benar benar ada di depan nama mereka berdua. Namun... Ada sebuah peristiwa dan kebenaran yang bahkan tidak terpikir oleh akal sehat lelaki itu yang membuat semangat hidupnya tumbang untuk yang kesekian kalinya.. Apakah itu? Silahkan baca dalam cerita berikut ini

More details
WpActionLinkContent Guidelines