I don't really want to back

I don't really want to back

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 18, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Putri, gadis remaja yang memakai seragam SMA itu ketakutan ketika ia di seret lagi menuju mobil dan melaju cepat entah ke mana. Bunyi klakson saling bersautan di belakang mobil yang ia tumpaki. Aksi kejar-kejaran itu membuat jantung Putri tak kalah berdetak cepat secepat ugal-ugalannya mobil yang ia tumpaki berusaha menghindari mobil lain yang berusaha menghentikannya. Decitan rem mobil terdengar memekakkan telinga dan dengan durasi waktu yang begitu cepat, mobil yang Putri tumpangi berguling ke jurang lalu hanyut kemudian. Putri membuka mata, merasakan rasa sakit di seluruh tubuhnya. Ah ia sudah mati rasanya. Ketika Putri jatuh ke jurang dan berakhir di tengah-tengah jamuan makan keluarga seseorang yang berpakaian bangsawan. Semua orang terkejut menatap bingung pada gadis yang tubuhnya penuh luka, mulut tersumpal kain, serta kaki dan tangan yang terikat tali. Apa yang akan terjadi pada Putri selanjutnya?
All Rights Reserved
#108
duke
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • [END] Setelah Mendengar Suaraku, Seluruh Akademi Bangsawan Memanjakanku
  • The Red Rose Knight
  • Last Choice : the eternal love [END]
  • Sofia's Love story √
  • The Duke's Adopted Daughter (SEGERA TERBIT)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Surviving as the Abandoned Lady {END}

"AKU NGGA SALAH! BUNDA SAMA KAKAK YANG SALAH! " Gadis itu berteriak histeris didepan seluruh anggota keluarganya. Dia merasa hancur sehancur-hancurnya. Hatinya bagai disayat ribuan benda tajam. "Kenapa kalian bertingkah seolah-olah aku yang sepenuhnya salah disini?! " Tak peduli dia telah bersimpuh didepan umum sekarang, yang jelas dirinya merasa dikhianati. "Tapi kamu tetap yang salah besar disini, diwaktu saat itu dengan pakaian seperti itu. " Netra gadis itu memerah padam, dia tidak terima dengan perkataan kakaknya. "Kalau ngga tau apa-apa ngga usah sok ngatain orang ... " Dia tidak salah, tetapi diperlakukan seolah yang paling bersalah. Dia tidak jahat, tapi dibuat terlihat yang paling dusta. Dia tidak kotor ... Tetapi telah dikotori oleh orang terkasihnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines