Tukar kursi denganku, Ya?!

Tukar kursi denganku, Ya?!

  • WpView
    LECTURES 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 11, 2025
Carissa adalah murid baru di sekolahnya. Rasa deg-degan karena harus beradaptasi di sekolah barunya sudah ia rasakan seminggu sebelum masuk sekolah. Tapi belum selesai dengan perasaanya, ia harus merasakan ketidaknyamanan oleh teman sebangkunya yang kebanyakan diam dengan wajah penuh intimidasi. Belum seminggu ia bersekolah, ia sudah ingin sekali pindah sekolah lagi. Sempat ia berkenalan dengan teman-teman yang lain, lalu meminta pindah bangku. Tapi sayang, gelengan keras dengan tatapan iba menolaknya keras. Tidakk!!!! Ia tidak menyukai teman sebangkunya ini.Wajahnya memang cantik, tapi jutek abis. Untuk menanyakan sesuatu saja Carissa sudah ketakutan oleh lirikan mata teman sebangkunya yang seolah-olah menjawab "berisik, jangan ganggu!" Bagaimana caranya agar Carissa bertahan dengan ketidaknyamanan ini? Bantu Carissa untuk bertahan!
Tous Droits Réservés
#2
teenliit
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • MahardiKarina
  • LOVE OF THE PAST
  • Imaginary Boyfriend
  • Where Are You?
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Tanpa Kepastian
  • CERITA CINTA SMA (END) REVISI
  • Langit Menanti Senja[Completed]
  • Kelas A [End]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu