Minus
  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2025
Bagai angin yang berhembus menerpa debu yang membuat setiap sisinya kotor. Kehidupan itu seperti roda yang berputar, kita tak akan pernah tahu bagaimana akhirnya. Dua insan yang dipertemukan lalu terpisah adalah hal yang wajar. Mereka yang datang akan pergi, namun, mereka yang pergi tak akan lagi datang. Layaknya terpisah dengan jiwanya sendiri manusia sangat sulit untuk mengenali dirinya sendiri. Hal itu yang menyebabkan mereka sangat sulit dipahami. Hidup itu penuh dengan kejutan, maupun itu menyenangkan atau menyedihkan. Kepergian seseorang seringkali membuat kita terpukul. --- "Maafin aku... " "Sulit, tapi kita bakal kasih kamu kesempatan lagi... Janji, ya? " "Tinggalin dia. " "Kamu masih mau ngasih dia kesempatan!? " "Dia juga butuh kita... "
All Rights Reserved
#135
antara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Semesta
  • Erlangga
  • Turun Ranjang
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Till I Meet You
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Don't Talk About Money
  • Angel To Raya (END)
  • Tak Seiman Cinta Dan Lukanya

Ketika semesta mempertemukan dua insan hanya untuk memberi pelajaran di hidup keduanya. hati manusia bisa mencintai setiap hati yang datang,namun tidak akan melupankan hati yang pernah ada. Dan jika kamu tidak bisa melupan seseorang maka berpintar-pintarlah untuk tidak mengingatnya. Semesta yang ikut sarta dalam pertemuannya.namun semesta hanya mengijinkan untuk bertemu tidak untuk bersama. Dan Siapa yang menjamin akan pertemuan dengan seseorang yang memberikan pengalaman pertama dalam mencintai sekaligus mengiklaskan. Sama halnya dengan langit dan senja.pertemuan mereka adalah takdir dari semesta,namun untuk akhirnya entah bagaimana. Perbedaan yang kuat diantara mereka sangat tabu untuk di satukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines