Story cover for PROMISE by erubyi
PROMISE
  • WpView
    LECTURES 43
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 43
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 19, 2024
Kami berdua saling menatap dalam diam. Aku memandangnya, dan detik itu terasa begitu nyata-Hansen dengan setelan jas pernikahan, momen yang begitu sering terlintas dalam benakku sejak lama. Kini, dia benar-benar berdiri di sana, mengenakan setelan yang serasi dengan gaunku. Tak kuasa air mataku menetes. Bukan karena sedih, tapi bahagia... aku bahagia karena akhirnya, takdir hidup kami berujung di sini, bersama.

[Keisan dan Hansen telah bersahabat sejak mereka berusia 10 tahun, tumbuh bersama dari sekolah dasar hingga kuliah. Saat di tahun kedua kuliah, hubungan mereka berkembang menjadi lebih dari serius, dan mereka mulai berpacaran. Namun, ketika mendekati kelulusan, mereka memutuskan berpisah, dan Hansen menghilang dari kehidupan Keisan. Selama 3 tahun berikutnya, mereka masih sering bertemu, bahkan di tahun kedua dan ketiga menjadi dekat kembali sebagai teman. Namun, pada ulang tahun ke-25 Keisan, Hansen menghilang lagi, kali ini benar-benar tanpa jejak. Setelah lima tahun berlalu, mereka bertemu kembali, dan perasaan cinta Keisan pada Hansen masih belum berubah.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter PROMISE à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca) , écrit par hanun729
52 chapitres Terminé
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
It HURTS cover
🎀Sahabat Jadi Cinta🎀  cover
He is not My Best Friend (End) cover
Friendzone | END | cover
Friendzone cover
From a friend to lover? cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover
Buat Aku Lupa cover
♚BEST FRIEND ZONE♚ cover
There's Love In My Friendzone cover

It HURTS

34 chapitres Terminé

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.