Story cover for Aksara Cinta by Nai_caa84
Aksara Cinta
  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Okt 19, 2024
Di antara bisikan angin dan rintik hujan yang tenang, kau datang seperti bintang jatuh, menghiasi malamku dengan kehadiran mu yang tak terduga. Setiap detik bersamamu adalah puisi indah yang tertulis oleh takdir, menjelajahi halaman-halaman hati yang selama ini sunyi.

Dalam heningnya malam yang sepi, kau tiba bagaikan embun pagi yang menyegarkan jiwa. Kehadiranmu yang tak terduga, adalah melodi indah yang mengalun dalam relung hatiku, menyentuh setiap sudut yang telah lama terlupakan. Seolah semesta merencanakan pertemuan ini, setiap senyummu adalah cahaya yang menerangi kegelapan, memberi makna pada hari-hari yang sebelumnya kelabu.

Denganmu, setiap detik terasa abadi. Saat tawa kita bersatu, dunia seolah berhenti berputar. Dan aku menyadari, dalam kehadiranmu yang tak terduga, aku menemukan diri yang utuh, terinspirasi oleh keajaiban aksara cinta yang mengalir dalam setiap detak jantung kita.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Aksara Cinta ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku oleh D_Prayogo
5 bab Lengkap
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
• EUTANASIA • cover
Benang Senja cover
Unexpected Bonds cover
Crush cover
Perempuanku | I'm And My Lady (s) II cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
TENTANGMU YANG PERNAH ADA cover
Laut dan Langit cover
RUMPANG RAMPUNG cover
CERPEN (END) cover

• EUTANASIA •

51 bab Lengkap Dewasa

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "