Luka
  • WpView
    LECTURAS 37
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 21, 2024
Di usia 20 tahun, Sintiya Aisyahrah telah bertunangan dengan seorang ustadz. Meskipun tunangannya tidak kaya dan tidak memiliki persiapan untuk menikah, dia menerima segala kekurangan dan luka yang diberikan. Namun, harapannya hancur ketika dia mendengar tunangannya mengakui bahwa dia tidak pernah mencintainya. Hancur dan kehilangan kepercayaan pada cinta, dia terpaksa menjalani perjodohan yang tidak diinginkannya. Apakah lelaki yang dijodohkan denganya benar-benar sosok yang lembut dan dapat dipercaya, ataukah dia hanya akan menjadi luka baru dalam hidupnya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • Setelah Kata Sah!
  • Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT]
  • Rahasia Takdir
  • Tak Seindah Lagu Cinta
  • Ijbar [Selesai]
  • Mushaf Rindu ✓[TERBIT]
  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  • Tasbih Pembawa Jodoh

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido