Penderitaan NALA

Penderitaan NALA

  • WpView
    LECTURES 25
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., oct. 25, 2024
Jangan lupa Vote gess !!! Seorang gadis yang menderita dari sejak ia berusia 8 tahun ia di benci oleh semua keluarga dan teman terdekatnya, di maki dan di hina habis habisan sudah menjadi makanan kesehariannya "Nala cape, ambil nala tuhan hiks nala lelah" tangis pilu nala Ini lah cerita penderitaan Nala Maaf yeee masih belajar bikin novel ehheee >< JANGAN LUPA IKUTI AUTHOR JUGA OTEYYY
Tous Droits Réservés
#10
kehilanganarah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Telah usai
  • Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • Alter ✔
  • Let Me Love You Longer
  • Possessive Badboy [END]
  • Kalaya [END]
  • luka alaska
  • Empty (End?)

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu