Rinai
  • WpView
    Reads 1,663
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 30, 2025
Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mutualism Symbiosis
  • Bayi Dosenku 2
  • TITIK AKHIR.
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Raina Maramitha
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • BarraKilla

Sebagai anak pertama yang selalu diandalkan dan serba terpenuhi sejak kecil, hidupnya selalu bercukupan dan nyaman. Hingga segalanya berubah drastis saat ekonomi keluarganya hancur tiba-tiba. Berusaha tidak masalah dengan kondisi yang dialaminya dan tampak baik-baik saja, tapi setiap malam ia dihantui rasa putus asa dan frustasi yang tidak bisa dibagi. Di mana semua cara apapun akan dilakukan agar mendapatkan uang. Jika di posisi tersebut, apa yang akan kalian lakukan? ... "Kasih aku satu alasan paling logis, kenapa aku harus menikah denganmu?" "Uang." *** With firmness and honor, please do not plagiarize this story. It would be better if you create your own story according to what's in your brain. Basically, all humans have the ability to think, thank you.

More details
WpActionLinkContent Guidelines