Rinai
  • WpView
    Reads 1,685
  • WpVote
    Mga Boto 135
  • WpPart
    Mga Parte 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jun 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • TITIK AKHIR.
  • ZiAron [END]
  • Mutualism Symbiosis[Hiatus]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • TELL ME ,.WHY?
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Bintang Embun Dalam Kenangan
  • Bayi Dosenku 2
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman