Ini Cinta atau Bodoh, ya?

Ini Cinta atau Bodoh, ya?

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Slahkah jika kita mencintai seseorang? Salahkah jika kita ingin memperjuangkan perasaan sendiri? Salahkah jika kita rela berkorban demi cinta? Sekilas memang tidak. Tapi nyatanya tidak sesederhana itu. ---- "Lo jangan tolol, deh Ra! Argan tuh benci sama lo. Dia ngak mungkin lakuin ini, kalo emang dia cinta sama lo! Sadar, Ra, sadar! Jangan bego, tolol!" Vendra benar-benar sudah muak. Muak dengan segala kebodohan Arana dan juga sikap naifnya. Kapan, kapan ia dilihat lebih dari teman?! Kapan?! Kapan, sialan!! "Tapi Van-" "Udah, deh! Stop, harepin Argan! Ra, ada gue di sini! Apa kurangnya gue, sih, Ra?!" Tanpa sadar, Vandra meninggikan suara nya membuat Arana semakin menundukkan kepalanya dalam. Vandra memukul dinding untuk melampiaskan amarahnya. Ia tak mungkin melukai orang yang paling ia sayangi dan ia lindungi. Mana mungkin. Ingat, dia bukan Argan yang bego nya ngak ketulungan! Arana tahu. Bahkan sangat tahu apa yang sebenarnya diinginkan Argan. Tapi Rana juga tahu, bahwa semua itu juga ada alasannya. Seperti ia yang selama ini berpura-pura mencintai Argan hanya untuk membantu saudara kembarnya membalas dendam dengan caranya. Mungkin terkesan bodoh. Bahkan sangat. Tapi ketahuilah satu hal! Kematian anggota keluarga Argan yang secara berkala itu adalah ulahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AETERNA  | Selesai✓
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Gula - Gula
  • Belia & Keandra (END)
  • Waiting For You [TAMAT]
  • BarraKilla
  • AREGAN

FOLLOW AUTHOR SEBELUM BACA:-) {Cerita ini hanya FIKTIF belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan} Blurb : Menjadi gadis dengan hidup yang begitu memilukan bukan pilihannya. Delila ingin merasakan bahagia mendapati kasih dan cinta dari orang tua serta temannya. Namun garis takdir seakan ingin menguji seberapa kuat mentalnya. Dan ya. Delila adalah manusia biasa dan dia tidak bisa. Jiwanya rapuh begitu kenyataan seakan melemparnya ke dalam jurang pekat. Kematian adalah jalan dirinya menghindar dari belenggu yang merantai dirinya dengan kepahitan. Namun takdir memang tidak akan pernah puas. Delila kembali ditakdirkan untuk mendapatkan kesempatan hidup dengan identitas baru. Dan semua bukan tanpa alasan. Delila musti mencari sosok yang mau membagi cinta dan kasih untuknya. Mau dengan suka rela mendoakan Delila agar damai di sana. Namun seperti sebuah aturan, Delila tak boleh membalas perasaan itu. ... "Ya, pokoknya kalo lo gak mau jadi bego ya jangan jatuh cinta." "Davin, mana ada orang bego karena jatuh cinta!" "Ada." "Siapa?" "Nih, orang di sebelah gue." "Davin!" Tangan Zelia dengan cepat mencubit lengan Davin membuat cowok itu mengaduh kesakitan. "Sakit, Zel. Apaan sih lo!" "Makanya jangan ngomong sembarangan. Orang gak akan bego hanya karena dia jatuh cinta, justru sebaliknya, cinta bisa buat sesorang berubah jadi lebih baik, penyayang dan lebih perhatian. Zelia pengin Davin kayak gitu." 17+ Cover by pinterest Yuk ikutan intip ceritanya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines