story syaqilla

story syaqilla

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2024
seorang wanita yang memiliki gelar ning tetapi jauh dari kata ning? dia adalah syaqilla yang memiliki keluarga yang sangat di hormati oleh warga sekitar tempat tinggal nya karena ayah syaqilla seorang kyai pemilik pesantren al-hikmah dan memiliki ibu yang sangat lembut serta abang yang selalu melindungi syaqilla namun syaqilla kehilangan sosok perlindung nya itu tanpa ayahnya ketahui syaqilla sering keluar di malam hari untuk bertemu dengan orang yang ia sukai tetapi perbuatan syaqilla di ketahui oleh ayahnya dan mulai memasukan syaqilla ke sebuah pesantren dan syaqilla menemukan seorang sahabat yang sangat dekat dengannya tetapi sifat syaqilla dan sahabatnya sangat berbeda membuat syaqilla selalu di hukum dan nama temannya ikut terseret dalam hukuman dan di suatu hari ada 2 orang gus yang datang di kehidupan syaqilla dan temannya bagaimana kah kisah selanjutnya?? jangan lupa baca story syaqilla + vote yaa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Ikhlas
  • Tasawuf Cinta
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]
  • Hijrah Dan Hadiah
  • lari atau diam ditempat
  • Zarah
  • berhijrah lewat cinta

Pertemuan pertama mereka terjadi secara tidak sengaja. Ade, seorang pemuda yang sederhana dan religius, menemukan sebuah buku yang tertinggal di sebuah taman. Beberapa hari kemudian, di tempat dan posisi yang sama, ia kembali menemukan sebuah tasbih, lalu di hari berikutnya sebuah gelang. Ketiganya ternyata milik perempuan yang sama-Desi, seorang mahasiswi cerdas dan santun. Saat Desi kembali ke taman untuk mengambil gelangnya, ia terkejut melihat buku miliknya sedang dibaca oleh Ade. Pertemuan singkat itu membuka percakapan pertama mereka. Meski terkesan dingin, Desi meninggalkan kesan mendalam bagi Ade. Takdir terus mempertemukan mereka, mulai dari pertemuan tak sengaja di lampu merah hingga obrolan ringan di taman masjid. Namun Desi menjaga jarak dan memberi syarat, jika Ade sungguh ingin mengenalnya, ia harus menemui ayahnya langsung. Bagi Desi, cinta bukan sekadar rasa, tapi tentang adab dan restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines