Story cover for Hai Cantik~[End] by Hld713
Hai Cantik~[End]
  • WpView
    Reads 2,169
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 2,169
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 29
Complete, First published Oct 20, 2024
[Bercerita tentang seorang pemuda SMA yang urakan, suka tantrum, dan kesayangan Guru BK. Suatu hari pemuda itu terpikat oleh seorang gadis pada saat pandangan pertamanya.]


"Kan kita udah temenan nih, kalau gitu lo mau gak jadi pacar gue?" Fairel menaik turunkan alisnya dengan cepat beberapa kali.

"Pacar??" tanya Hana.

Fairel mengangguk ribut.

"Ogah," tolak gadis itu.

Fairel memajukan bibirnya bak bebek. "Kok gitu, kenapa gak mau?"

"Orang gue gak mau."

"Ya harus mau lah, kita kan udah temenan." 

"Apa hubungannya?" heran Hana.

"Kan katanya kalo cewek sama cowok temenan ntar ujung-ujungnya mereka pacaran," ucap Fairel.

"Kata siapa?" 


[Namun siapa sangka dibalik sikap urakan, suka tantrum,  dan kesayangan BK. Nyatanya dia menyimpan sebuah luka.]


"Baru pulang kamu?!" tegur Diandra, "mau jadi berandalan hah!!"

'Bugh'

Diandra memukul perut Fairel. "Bukannya belajar malah keluyuran. Liat tuh Darian bukan cuman bisa banggain saya dan Istri saya lewat prestrasinya, dia juga baik,dan penurut, gak kayak kamu!!" 

"Ugh ...." Nafas Fairel terasa sesak, tangannya menahan tangan Diandra yang mencekik lehernya. 

______________________________________________
⚠Peringatan⚠
Dalam cerita ini mengandung beberapa adegan kekerasan dan kata-kata kasar seperti umpatan, bagi yang tidak suka skip saja. 
______________________________________________
All Rights Reserved
Sign up to add Hai Cantik~[End] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
FRIENDS AND LOVE [ COMPLETED ] by SenjaDanMalam1
13 parts Complete
[BELUM DI REVISI ] "Gevana.. Will you Marry me? "tanya Farel lembut.. Namun 10 detik kemudian mendapat satakan pada wajahnya. "Pantes aja! Lo tau nama gue pas pertama kali gue liat lo! Ternyata Lo sama Papa gue deket dari lama! " Marah Gevana "Sakit bego" Ucap Farel mengusap Wajahnya "To The point.. Punya nyali apa lo bisa sampe ngajak gue nikah sementara lo tau gue benci banget sama lo.." "Benci aja.. Apa benci banget? " tanya Farel membuat Gevana berdecak kesal. "Di tanya tuh di jawab! Bukan nanya balik! " "ya makanyaa.. Jangan marah marah terus.. Kangen gue cipok ya? " gadis itu membulatkan Matanya sempurna hingga satu tamparan mengenai wajah temperamental biawak milik Farel. "Aws sakit njir" "LO BEGO APA TOLOL SIH? " "Harusnya gue yang nanya gitu" Kekeh Farel menantang "Lo punya dendam apa sampe berusaha ngusir gue dari hidup lo? "sambungnya "Karena gue milih pacaran sama orang bertampang buaya yang masih waras dari pada lo,gak waras mirip biawak,bisa bisanya nipu gue selama ini" Entahlah apa Gevana mengucapkannya serius atau tidak..intinya ia memerlukan alasan untuk segera mengakhiri obrolan yang tidak mengenakan itu **** ⚠LAPAK SESAD ⚠TIDAK MENERIMA PEMBACA GELAP ⚠GENRE FIKSI ⚠DI LARANG PLAGIAT [ Yang udah mampir gak usah nanggung.. Klick Baca dan mulai menscroll..di jamin menghilangkan rasa gabut anda...] Scroll aja terus sampe mulai berasa konflik konflik sisksaan kubur nya--canda. Start : 24/2/2023 Finish :8/3/2023
Past | Na Jaemin✅ by MiftaXeimora
23 parts Complete Mature
Follow sebelum baca oke? 🔞 BOYFRIENDS SERIES 01 "Kak Farrell! Kakak dari mana aja sih? Kok baru sampe? Sya sya udah nunggu dari jam 2 loh?" Aditsya dibalik kaca mata cewek itu menatap kesal Farrel yang baru saja tiba. Padahal mereka sudah berjanji untuk bertemu pukul 2 siang tapi cowok yang merupakan kakak kelas sekaligus pacarnya itu baru tiba sekarang saat matahari sudah mau tenggelam. "Maaf yah Sya. Tadi biasa main dulu sama Bianca dia ngajakin soalnya heh" cowok itu tertawa ringan tanpa sungkan berkata tentang alasan cowok itu yang telat. Aditsya mengulas senyum lebar, mungkin lebih lebar dari biasanya sengaja menutupi sakit yang baru saja cowok disampingnya itu berikan entah dengan sengaja atau tidak. "Kak kalo aku mau main sama kakak..." Farrel menoleh cepat, menatap Aditsya dengan berbinar. "Kakak, gak bakal main sama kak Bianca lagi?" Farrel mengangguk cepat. "Jelas dong Aditsya ku sayang, aku punya kamu kenapa harus main sama Bianca?" Dengan hembusan nafas pelan Aditsya meyakinkan diri untuk percaya pada apa yang Farrel katakan. "Oke" -----*----- "Ahk Ka! Pelahn ahh pelanh Ka!" Tanpa mau menggubris rintihan dari Aditsya. Farrell dengan kasar mendorong ereksinya kedalam lubang surga milik Aditsya yang sekarang berteriak keras saat keperawanannya dirobek kasar oleh Farrell. "Ahh Ka! Pelan pelan Ahh ahh!" "Enak kan Sya? Kamu bakal suka ini uhh" "Ahh kak, sakit pelanh ahh pelan ka!" -----*----- "Sya, Aku tau aku salah, aku tau aku udah nyakitin kamu tapi tolong sya. Aku mohon maafin aku... Aku rela sujud dikaki kamu kalo itu yang kamu mau. Tapi aku mohon sya, aku mohon maafin aku" Lagi Farrell memohon entah yang keberapa pada cewek yang sudah dia hancurkan dimasa lalu itu. "Maaf kamu bilang? Aku gak bakal mau maafin kamu sampe kapan pun! Mau kamu sujud di kaki aku bahkan mati demi dapatin maaf dari aku pun kamu gak bakal pernah dapet maaf dari aku!" Aditsya berlalu, meninggalkan Farrell dengan kebisuan cowok itu.
You may also like
Slide 1 of 10
Secretly Looking at You (END) cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Sweet Combat cover
Inperfect cover
FRIENDS AND LOVE [ COMPLETED ] cover
BAPER [COMPLETED]  cover
ajinanta (HIATUS) cover
Jomblo di eskul Pramuka cover
FALLING IN LOVE  cover
Past | Na Jaemin✅ cover

Secretly Looking at You (END)

38 parts Complete

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.