7 VAMPIRE DESTINY : "IT'S FATE" SELENE

7 VAMPIRE DESTINY : "IT'S FATE" SELENE

  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 30, 2024
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Baru beberapa hari pindah ke desa neneknya, Selene sudah tersesat dan tidak bisa menemukan jalan pulang saat berburu bahan pakan dengan kakaknya. Walaupun sudah berusaha, namun sayang sekali Selene malah dikejar seekor serigala yang membuatnya takut hingga pingsan. namun saat terbangun, dia malah terbangun di suatu ruangan yang sangat luas, mewah, penuh dengan warna merah dan hitam dan banyak barang-barang kuno. ________ Enhypen fanfiction WORK INI MURNI DARI PEMIKIRANKU SENDIRI, JIKA ADAPUN KESAMAAN ITU HANYA KEBETULAN. DILARANG MENJIPLAK!!. SELURUH GAMBAR DI CERITA INI BERASAL DARI PINTEREST.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐃𝐄𝐀𝐃𝐋𝐘 𝐇𝐄𝐗𝐀𝐌𝐔𝐒 - 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍
  • [✓] PRECIOUS HYUNG
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • [TERBIT] My Vampire Brothers: Ft. ENHYPEN
  • In Tenebris Cordis ft Jake Sim of Enhypen [COMPLETED]
  • Grandparents House: ENHYPEN
  • Darkness || All × Heeseung
  • Restless Ties

(END) Anna menjalani pernikahan yang terlihat sempurna di mata orang lain. Jay, suaminya, adalah pria yang tampan, sukses, dan begitu mencintainya, terlalu mencintainya. Namun, di balik perhatian yang diberikan Jay, tersembunyi sifat posesif dan emosi yang sulit dikendalikan. Sedikit saja pemicunya, kemarahannya bisa meledak tanpa kendali. Awalnya, Anna mencoba memahami. Ia meyakinkan dirinya bahwa Jay hanya terlalu mencintainya, bahwa semua itu hanyalah caranya menunjukkan kasih sayang. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian Jay berubah menjadi belenggu. Cemburunya bukan lagi sekadar kekhawatiran, tetapi pengawasan ketat yang membuat Anna merasa seperti tahanan dalam rumahnya sendiri. Semakin lama, Jay semakin sulit dikendalikan. Setiap kali amarahnya meledak, benda-benda beterbangan, kata-kata tajam melukai, dan terkadang, bahkan lebih dari itu. Namun, di antara ketakutan dan luka yang terus bertambah, Anna masih dihadapkan pada kebimbangannya-apakah ia harus bertahan demi cinta yang dulu begitu indah, atau berani melepaskan diri sebelum ia benar-benar hancur dalam sangkar cinta Jay?

More details
WpActionLinkContent Guidelines