Fate's Second Chance

Fate's Second Chance

  • WpView
    Reads 11,718
  • WpVote
    Votes 588
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ayumi tidak pernah menyangka akan menjadi sekretaris mantan kekasihnya sendiri, Helga Chandra Wiranata. Lima tahun lalu, Ayumi memutuskan untuk meninggalkan Jerman, membawa serta kenangan indah bersama Helga, pria yang pernah mengisi hatinya. Tidak pernah terbayang oleh Ayumi bahwa setelah sekian lama, mereka akan bertemu kembali-kali ini dalam situasi yang berbeda. Helga bukan lagi pria yang ia tinggalkan, melainkan atasannya di kantor. Hubungan profesional yang kini harus dijalani terasa rumit, dengan bayangan masa lalu yang kembali menghantui. Mungkinkah kisah cinta mereka kembali terukir, memberi kesempatan bagi keduanya untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu? Ataukah, luka lama hanya akan semakin dalam?
All Rights Reserved
#22
perkantoran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Not My Lover
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Sekretaris Jeon (LISKOOK)🔞
  • INHIBITOR KOROSI (TAMAT) ✔️
  • Dèjà Brew
  • [COMPLETED]AFTER ENDING (#02. Sekuel After Work)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Menunggu Pagi [FIN]
  • TRICKY IN LOVE

- TERKADANG, MEMORI IRI DATANG KEMBALI - Untuk kesekian kali, lagi-lagi ayah terus membicarakan Fahmi. Seorang eksekutif muda anak dari salah satu komisaris di PT. Buana Mendata, di mana tempatku dan ayah bekerja. Bila digambarkan, Fahmi memanglah sosok anak muda yang pekerja keras, rupawan dan pintar karena salah satu lulusan universitas di Amerika. Tapi entah mengapa aku belum tertarik kepadanya. Perkenalkan, namaku Clara Wibisana, 27 tahun dan diambang perjodohan oleh ayahku sendiri. Aku sama sekali tidak menyukai cara ayah ini, hingga pada akhirnya di suatu waktu aku memarahi dan memaki ayahku sendiri karena perbuatannya yang membuatku muak. Melepas beban akan perbuatan bodohku itu, aku memutuskan untuk ikut dengan ibu pergi ke desa yang tepatnya ke rumah almarhum eyang. Ibu mempunyai tujuan sendiri, sementara aku, ya tentu saja ingin merelaksasikan diri ini dari kacau balaunya pikiranku. Beberapa hari di sini aku menemukan ketenangan dan juga kenangan, mungkin karena aku sempat tinggal di rumah Eyang ini hingga akhirnya aku pindah. Bahkan suatu memori membekas ketika perjumpaanku dengan salah satu teman masa kecilku, Wendi. Ia mengajakku untuk mengingat segala memori yang tersimpan indah di desa. Hingga akhirnya aku merasakan ada perasaan yang berbeda dariku kepada Wendi. Aku berjanji, sepulangnya aku nanti, aku akan menunjukkan Wendi kehadapan ayah. Bahwa dialah lelaki sempurna untuk hidupku kelak. * Cerita ini sudah diperbarui (31/12/21) Dari tanda baca hingga pengolahan kata. * Cover cerita diperbarui (13/01/22) * Hak Cipta cerita berlaku. * Ikuti terus @imajinerku untuk update cerita terbaru. Ikuti juga instagramnya di (at) imajiner_id

More details
WpActionLinkContent Guidelines