Perfect Storyline

Perfect Storyline

  • WpView
    Reads 384
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 23, 2024
Note : Cerita ini mengandung beberapa kata kasar dan adegan yang mungkin tidak nyaman bagi sebagian orang. Bercerita tentang seorang wanita bernama Iva Shanaya Una. Saat kecil, ia memiliki teman bermain bernama Okta, Kevin dan Gilang. Beberapa tahun kemudian Gilang pergi tanpa kabar. Saat duduk di bangku SMP, ia memiliki sahabat baru bernama Lily. Kisah yang mengubah segalanya adalah ketika ia duduk di bangku SMA. Kakak satu-satunya wafat. Dan saat ia mempunyai kekasih bernama Barra yang sudah menjalin hubungan dengannya selama 4 tahun, kini rusak karena perselingkuhan yang Barra lakukan dengan teman kuliahnya. Empat tahun kemudian, ia bertemu kembali dengan Barra yang bekerja dalam satu kantor. Naya juga memiliki bos baru di kantornya ternyata adalah Gilang yang dulu sempat pergi tanpa ada kabar. Namun kini ia bukan Gilang yang dulu Naya kenal. Selain ia merubah namanya menjadi Khafi, Gilang juga memiliki sikap yang dingin tak seperti Gilang yang dulu Naya kenal. Setelah pertemuannya kembali dengan Barra, Naya kembali dibuat trauma oleh tingkah laku Barra. Namun di saat yang bersamaan ada dua lelaki yang melindunginya, Haris dan Khafi. Apa yang terjadi dengan Barra? Siapa yang di pilih Naya? Haris atau Khafi?
All Rights Reserved
#916
bogor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • Mantan Gentayangan (Completed)
  • BUMANTARA
  • Gadis Ini Lahar
  • Maaf' (Revisi)
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • AGGA
  • Gebetan : Gebet Mantan
  • Bukan Antagonis [END]

Karmila ingin menenggelamkan dirinya ke dalam Samudra Atlantik, tenggelam dan mati membeku ketika tahu kalau tetangga baru di samping unit apartemennya adalah Pradipta. Ya, Pradipta yang lima belas tahun lalu menolak cintanya mentah-mentah dan mempermalukannya ketika mereka masih berseragam putih abu-abu. Lima belas tahun, dan semuanya sudah berubah kecuali Pradipta. Lelaki itu masih tengil, kurang ajar, dan sialnya juga masih tampan, tidak berkurang sedikitpun malah semakin bertambah. Dipta menganggap dirinya bertemu dengan teman lama, sedangkan Mila tidak pernah menganggap lelaki itu sebagai teman. Dipta tidak tahu saja kelakuannya ketika menolak Mila mentah-mentah sambil mempermalukannya di depan seluruh kelas dulu menjadi trauma tersendiri untuk Mila. Mila kira bertetangga dengan Dipta sudah merupakan kutukan yang dia terima, tapi ternyata masih ada hal yang lebih mengerikan lagi selain itu. Benar-benar mengerikan karena bisa membuat Mila yang tidak punya riwayat asma jadi sesak nafas seketika.

More details
WpActionLinkContent Guidelines