Memang Bukan yang Pertama

Memang Bukan yang Pertama

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2024
Hari terus berlalu namun dirinya masih melekat erat dalam pikiranku. Engga enyah meski matahari sudah berkali-kali berganti dengan bulan dan musim terus bergulir. Hatiku belum terbiasa dengan ketidakhadirannya hingga yang dirasa hanya hampa. Ditengah kehampaan itu mereka mengulurkan tangan. Entah karena iba atau karena berada disituasi yang sama dan harus melanjutkan hidup walau tanpa rasa. Apakah pada akhirnya aku harus memilih? Aku rasa... Ini bukan saatnya dan mungkin saja nanti dia kembali padaku bukan? Ya... Tuhan mungkin saja mengembalikan dia padaku
All Rights Reserved
#865
dia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • love and hurt
  • Menyerah atau Bertahan?
  • BJK REVISI
  • Aku benci tapi aku rindu [✓]
  • Backstreet
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Another Me
  •  Aku Dia dan Dia
  • Perihal Waktu

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines