Memang Bukan yang Pertama

Memang Bukan yang Pertama

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2024
Hari terus berlalu namun dirinya masih melekat erat dalam pikiranku. Engga enyah meski matahari sudah berkali-kali berganti dengan bulan dan musim terus bergulir. Hatiku belum terbiasa dengan ketidakhadirannya hingga yang dirasa hanya hampa. Ditengah kehampaan itu mereka mengulurkan tangan. Entah karena iba atau karena berada disituasi yang sama dan harus melanjutkan hidup walau tanpa rasa. Apakah pada akhirnya aku harus memilih? Aku rasa... Ini bukan saatnya dan mungkin saja nanti dia kembali padaku bukan? Ya... Tuhan mungkin saja mengembalikan dia padaku
All Rights Reserved
#796
sakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unfinished Goodbye
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Diary Zofanya
  •  Aku Dia dan Dia
  • Aku benci tapi aku rindu [✓]
  • Another Me
  • TAK BERSAMBUT
  • love and hurt
  • Eustoma

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines